Satgas Pangan Diminta Tindak Tegas Pelaku Permainan Harga Jelang Puasa dan Lebaran

Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, meminta Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 (Satgas Saber Pangan) bekerja optimal menekan praktik kecurangan harga pangan. Permintaan pangan yang meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran rentan memicu penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab sehingga mengganggu pasokan dan menaikkan harga.

Rajiv menegaskan Satgas Saber Pangan harus mampu menjaga stabilitas pasokan dan menindak tegas penimbunan bahan pangan ilegal. Menurutnya, tindakan tegas sangat diperlukan agar harga pangan di tingkat konsumen tidak melonjak secara tidak wajar dan masyarakat tidak dirugikan.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pembentukan satgas semacam ini terbukti efektif menekan spekulasi dan pelanggaran dalam rantai distribusi pangan. Satgas ini juga kerap menggerebek gudang yang melakukan penimbunan dan memberlakukan sanksi bagi pelaku yang merugikan konsumen, ujar Rajiv yang berasal dari Fraksi Nasdem.

Selain itu, Rajiv mengingatkan pemerintah agar memastikan ketersediaan stok pangan strategis dengan memperkuat cadangan pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya percepatan distribusi pangan ke wilayah yang rawan kekurangan seperti daerah terdampak bencana maupun 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Rajiv menyatakan bahwa pengawasan dan pemetaan wilayah rawan kelangkaan harus diintensifkan demi menjaga stabilitas harga pangan pada momen penting nasional seperti Ramadan dan Idulfitri. Ia juga mengusulkan transparansi data stok dan harga pangan secara real-time menjadi prioritas pemerintah agar respons terhadap gejolak pasar bisa dilakukan cepat dan terukur.

Secara rinci, langkah yang diharapkan Rajiv dari pemerintah dan Satgas Saber Pangan antara lain:

1. Mengawasi dan menindak penimbunan bahan pangan terutama menjelang hari besar
2. Memperkuat cadangan pangan strategis nasional secara menyeluruh
3. Mempercepat distribusi ke daerah rawan dan terdampak bencana
4. Melakukan pemetaan wilayah dengan potensi kekurangan pasokan
5. Menerapkan sistem pemantauan data stok dan harga secara real-time

Tekanan terhadap Satgas Saber Pangan muncul karena peran pentingnya dalam menjaga kestabilan harga pangan nasional. Ketika ketersediaan bahan pangan terjamin dan distribusi lancar, kenaikan harga yang memberatkan masyarakat bisa diminimalisir.

Rajiv juga menyerukan agar semua pihak terkait bersinergi menjaga ketersediaan pangan agar rakyat tidak terjebak dalam inflasi tinggi akibat permainan harga. Penanganan yang cepat dan tepat dari satgas ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku kecurangan sekaligus memberikan rasa aman bagi konsumen.

Upaya mempertahankan stabilitas harga dan pasokan pangan pada masa-masa permintaan tinggi menjadi kunci menjaga kesejahteraan masyarakat terutama di tengah kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran. Sikap proaktif pemerintah bersama Satgas Saber Pangan mendapat dukungan dari berbagai kalangan demi kelancaran pemenuhan kebutuhan pokok secara adil dan berkeadilan.

Exit mobile version