Kini masyarakat bisa mengecek desil bansos secara mandiri hanya dengan NIK KTP, tanpa perlu datang ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial. Cara ini penting karena status desil menjadi salah satu dasar penentuan penerima berbagai program bantuan sosial.
Pemeriksaan juga bisa dilakukan lewat jalur digital yang disediakan pemerintah, sehingga akses data sosial ekonomi terasa lebih cepat dan praktis. Hasil pencarian akan menampilkan status kepesertaan, program bantuan, serta kategori desil yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Cara cek lewat aplikasi Cek Bansos
Pemerintah menyediakan aplikasi resmi Cek Bansos yang bisa diunduh melalui Play Store atau App Store di ponsel pintar. Setelah terpasang, pengguna dapat membuka menu Cek Bansos yang tersedia di halaman utama.
Langkah berikutnya adalah memasukkan NIK sesuai KTP, lalu menekan tombol Cari Data. Setelah sistem memproses pencarian, informasi yang dibutuhkan akan muncul di layar.
Cara cek lewat situs resmi Kemensos
Selain aplikasi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui peramban web. Masyarakat cukup mengunjungi laman resmi pengecekan bansos yang dikelola Kemensos.
Di halaman tersebut, pengguna diminta memasukkan NIK KTP pada kolom pencarian yang tersedia. Setelah itu, kode captcha atau verifikasi keamanan harus diisi sebelum menekan tombol Cari Data.
Sistem kemudian menampilkan hasil pencarian yang memuat status bantuan sosial dan kategori desil warga bersangkutan. Jalur ini memberi pilihan bagi masyarakat yang lebih nyaman memakai laptop atau browser di ponsel.
Arti desil dalam penyaluran bansos
Desil bansos adalah metode pengelompokan kondisi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Skema ini dipakai agar penyaluran bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran.
Seluruh pengelompokan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang diperbarui secara berkala mengikuti dinamika di lapangan. Dalam sistem ini, semakin rendah angka desil, semakin besar peluang seseorang masuk prioritas penerima bantuan.
Pembagian desil dimulai dari Desil 1 yang dikategorikan sebagai masyarakat miskin ekstrem. Desil 2 masuk kelompok miskin, Desil 3 hampir miskin, dan Desil 4 rentan miskin.
Sementara itu, Desil 5 disebut sebagai kelompok menengah bawah atau masyarakat yang menuju kelas menengah. Desil 6 hingga 10 berada dalam kelompok ekonomi menengah sampai tingkat kesejahteraan tinggi.
Mengapa pengecekan perlu dilakukan berkala
Pengecekan berkala disarankan agar masyarakat memastikan data sosial ekonomi yang tercatat tetap akurat dan relevan. Langkah ini juga membantu warga mengetahui apakah status yang tersimpan sudah sesuai dengan kondisi terbaru.
Dengan akses mandiri lewat NIK KTP, masyarakat punya cara yang lebih mudah untuk memantau posisi desil mereka dalam sistem pemerintah. Informasi itu dapat menjadi acuan awal untuk memahami peluang masuk atau tidaknya dalam berbagai program bantuan sosial.
