Terkuak Fakta Sungai Bawah Tanah Penyebab Sinkhole Besar di Wilayah Situjuah Sumbar

Fenomena terjadinya sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat mulai terkuak setelah peneliti dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan indikasi keberadaan sungai bawah tanah di lokasi tersebut. Temuan ini menjadi petunjuk penting yang dapat menjelaskan mekanisme pembentukan lubang amblas yang terjadi sejak awal Januari 2026.

Ahli Geologi Teknik dari Badan Geologi, Taufiq Wira Buana, menjelaskan bahwa indikasi sungai bawah tanah ini ditemukan sekitar 100 meter dari titik sinkhole. Menurutnya, ada outlet saluran sungai bawah tanah yang mengalir di bawah permukaan tanah kawasan tersebut. Temuan ini merupakan bagian dari 11 tanda gejala sinkhole tipe Situjuah yang muncul dan masih akan diteliti lebih lanjut.

Badan Geologi mengingatkan masyarakat bahwa tidak semua indikasi yang muncul berarti berbahaya. Taufiq menyampaikan bahwa belasan tanda tersebut tidak seluruhnya mengancam keselamatan warga sekitar. Namun, penelitian mendalam tetap diperlukan untuk memahami tingkat risiko sekaligus proses geologi yang mendasari terbentuknya sinkhole.

Selain indikasi aliran sungai bawah tanah, tim juga menemukan batuan tuf lapili yang berwarna krem. Tuf lapili merupakan material vulkanik yang menjadi petunjuk adanya erosi internal atau soil piping di bawah permukaan tanah. Kondisi ini berpotensi menjadi salah satu faktor yang memperburuk kestabilan tanah di kawasan tersebut.

Dalam risetnya, tim peneliti mengambil sampel yang meliputi kualitas air dan karakteristik batuan tuf lapili. Hasil pengujian awal menunjukkan pH air berada di angka 5,6, yang berarti keadaan air cenderung sedikit asam. Kondisi air ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi proses pelarutan atau erosi tanah secara kimiawi.

Saat ini, Badan Geologi terus mendalami hubungan antara mata air yang ada, aliran sungai bawah tanah, dan munculnya sinkhole Situjuah. Upaya ini bertujuan membantu memetakan potensi risiko bencana dan memberikan pemahaman lebih mendalam terkait aktivitas geologi bawah permukaan yang terjadi di area tersebut.

Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi langkah mitigasi dan penanggulangan yang lebih efektif bagi warga di sekitarnya. Dengan pemahaman yang lebih detil, penanganan bencana alam akibat fenomena sinkhole bisa dilakukan secara tepat dan terukur sesuai kondisi lapangan.

Exit mobile version