Perubahan status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kerap menjadi perhatian warga yang mengandalkan bantuan sosial. Hal ini dikarenakan status desil sebagai indikator utama penentuan kelayakan seseorang dalam menerima program bantuan pemerintah. Memahami mekanisme perubahan desil dan langkah yang tepat untuk mengupayakan penurunan desil menjadi penting agar masyarakat dapat mengakses bansos dengan lebih efektif.
Status desil sendiri adalah ukuran tingkat kesejahteraan keluarga atau individu dalam suatu wilayah. Dalam DTSEN, desil dibagi menjadi beberapa kategori. Desil 1 sampai 4 menunjukkan kelompok dengan peluang tinggi untuk menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sedangkan desil 1 sampai 5 memiliki peluang mendapatkan bantuan PBI-Jaminan Kesehatan (BPJS gratis) dan berbagai program sosial lainnya. Sementara itu, kelompok dengan desil 6 hingga 10 dianggap sudah memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik sehingga peluang penerimaan bansos semakin kecil.
Mengapa Status Desil Bisa Berubah?
Status desil dalam DTSEN tidak bersifat tetap dan bisa berubah mengikuti kondisi ekonomi pemilik data. Bila pendapatan meningkat, kepemilikan aset bertambah, atau jumlah tanggungan bertambah, desil biasanya bergerak naik. Sebaliknya, jika terjadi penurunan kondisi ekonomi, seperti kehilangan pekerjaan atau penghasilan menurun, warga berhak mengajukan pembaruan data agar desil dapat menurun dan peluang untuk menerima bantuan sosial kembali terbuka. Data ini disesuaikan secara periodic berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan data pendukung yang valid.
Persiapan Dokumen untuk Mengajukan Perubahan Desil
Agar proses pengajuan penurunan desil berjalan lancar, masyarakat harus menyiapkan dokumen pendukung dengan lengkap dan akurat. Berikut dokumen utama yang dibutuhkan:
- Foto KTP yang sesuai dengan data Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Foto Kartu Keluarga (KK) terbaru.
- Foto kondisi rumah tampak depan dan dalam, meliputi lantai, dinding, ruang tamu, atap, kamar, dan dapur. Bagi yang tinggal di kontrakan atau menumpang wajib menyertakan foto dan keterangan status hunian.
- Dokumen tambahan seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bila ada.
Selain itu, kevalidan data administrasi di Dukcapil harus dipastikan, termasuk kesesuaian alamat, jumlah anggota keluarga yang tercatat, serta nomor induk kependudukan (NIK) yang aktif.
Cara Mengajukan Perubahan Status Desil DTSEN
Ada dua jalur resmi yang umum dipilih masyarakat untuk mengajukan perubahan data desil.
-
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi resmi dari Kemensos melalui Play Store atau App Store.
- Daftar akun baru untuk pertama kali masuk aplikasi.
- Isi data diri yang valid sesuai KTP dan KK.
- Unggah dokumen pendukung (foto KTP, KK, kondisi rumah, dan swafoto dengan KTP).
- Gunakan menu “Usul Sanggah” untuk mengajukan pembaruan data dengan deskripsi kondisi ekonomi yang faktual.
- Nantikan verifikasi lapangan oleh petugas sosial pendamping.
- Pantau secara rutin status pengajuan di aplikasi.
- Melalui Kantor Kelurahan atau Desa
- Kunjungi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat.
- Sampaikan permohonan pembaruan data desil dan serahkan dokumen lengkap.
- Petugas akan mencatat permohonan melalui sistem SIKS-NG dan menjadwalkan survei lapangan.
- Setelah survei, data dibawa ke musyawarah tingkat desa untuk validasi.
- Data yang disetujui diteruskan ke Badan Pusat Statistik untuk penilaian ulang desil.
Jalur kelurahan kerap dianggap lebih mudah karena adanya komunikasi langsung dengan petugas yang dapat memberikan penjelasan sekaligus menindaklanjuti permasalahan lapangan.
Mengingat peran penting status desil sebagai penentu bantuan sosial, masyarakat dianjurkan untuk secara aktif memastikan data dalam DTSEN selalu update dan sesuai kondisi nyata. Perubahan status desil dapat membuka peluang memperoleh kembali hak atas bantuan pemerintah, khususnya bagi keluarga yang mengalami penurunan taraf ekonomi. Dengan pemahaman dan langkah yang tepat, proses pengajuan pembaruan data dapat berjalan lebih efisien dan efektif.
