Desil Kamu Berubah? Begini Cara Update Status Bansos Online dan Offline, Jangan Sampai Keliru

Banyak warga baru sadar status desilnya berubah saat bantuan sosial tidak lagi cair seperti biasa. Kondisi ini bisa terjadi karena data ekonomi keluarga di sistem pemerintah ikut menyesuaikan perubahan pendapatan, aset, atau jumlah tanggungan.

Sejak Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 berlaku, penyaluran bansos mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Artinya, pembaruan data desil menjadi penting agar status keluarga tetap sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan.

Apa Itu Desil dan Mengapa Penting untuk Bansos

Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga dalam skala 1 sampai 10. Data ini dipakai pemerintah untuk menilai kelayakan penerima bantuan sosial secara lebih tepat dan terukur.

Dalam referensi Kemensos yang beredar, desil 1 sampai 4 memiliki peluang lebih besar menerima bantuan seperti PKH dan BPNT. Sementara itu, desil 1 sampai 5 juga berpeluang masuk daftar penerima PBI-JK atau BPJS gratis.

Semakin tinggi angka desil, semakin kecil peluang keluarga menerima bansos rutin. Kelompok desil 6 sampai 10 umumnya dinilai sudah memiliki kondisi ekonomi yang relatif lebih mampu.

Kenapa Status Desil Bisa Berubah

Status desil tidak bersifat tetap karena DTSEN mengikuti perubahan kondisi sosial ekonomi warga. Jika penghasilan naik, kepemilikan aset bertambah, atau jumlah tanggungan berkurang, maka desil bisa ikut naik.

Sebaliknya, jika kondisi ekonomi keluarga justru menurun, pembaruan data perlu segera diajukan. Tanpa pembaruan, data lama bisa membuat penilaian tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Perubahan juga bisa terjadi bila ada data kependudukan yang belum sinkron dengan Dukcapil. Kesalahan kecil pada NIK, alamat, atau jumlah anggota keluarga dapat memengaruhi hasil pemeringkatan.

Cara Memperbarui Status Desil Secara Online

Pemerintah menyediakan jalur pengajuan melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kemensos. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan App Store, sehingga bisa diakses langsung melalui ponsel.

Berikut langkah umumnya:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos.
  2. Buat akun baru jika belum memiliki akun.
  3. Isi data sesuai KTP, termasuk nama, NIK, dan alamat.
  4. Unggah dokumen pendukung seperti KTP, KK, foto rumah, dan swafoto sambil memegang KTP.
  5. Masuk ke menu “Usul Sanggah”.
  6. Lengkapi formulir dengan kondisi ekonomi keluarga secara faktual.
  7. Kirim pengajuan dan tunggu verifikasi dari petugas pendamping sosial.
  8. Pantau status pengajuan secara berkala di aplikasi.

Proses ini biasanya dilanjutkan dengan pengecekan lapangan. Petugas akan menilai apakah kondisi keluarga sesuai dengan data yang diusulkan dalam sistem.

Cara Memperbarui Status Desil Secara Offline

Bagi warga yang kesulitan memakai aplikasi, pengajuan juga bisa dilakukan melalui kantor desa atau kelurahan. Jalur ini sering dipilih karena lebih mudah dikonsultasikan langsung dengan petugas setempat.

Tahapan yang umum dilakukan adalah:

  1. Datangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial sesuai domisili.
  2. Sampaikan bahwa Anda ingin memperbaiki data desil di DTSEN.
  3. Siapkan fotokopi KTP, fotokopi KK, foto kondisi rumah, dan SKTM jika ada.
  4. Petugas akan membuka proses pencatatan melalui sistem SIKS-NG.
  5. Jelaskan kondisi ekonomi keluarga secara jujur dan rinci.
  6. Tunggu survei atau verifikasi lapangan dari petugas.
  7. Setelah verifikasi, data dibahas dalam musyawarah tingkat desa atau kelurahan.
  8. Data yang disetujui diteruskan ke BPS untuk pemeringkatan ulang.

Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan

Agar proses berjalan lancar, warga perlu menyiapkan dokumen secara lengkap dan jelas. Berikut ringkasan dokumen yang biasanya diminta:

Dokumen Keterangan
KTP Harus sesuai data KKS atau KK
KK Pastikan jumlah anggota keluarga benar
Foto rumah Tampak depan, dalam, kamar, dapur, dan atap
SKTM Opsional, jika tersedia dari kelurahan
Swafoto KTP Umumnya diminta pada pengajuan online

Foto rumah juga penting karena petugas menilai kondisi bangunan, kepadatan ruang, dan fasilitas hunian. Jika tinggal menumpang atau kontrak, status hunian sebaiknya dijelaskan agar penilaian tidak keliru.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengajukan Perubahan Desil

Pengajuan pembaruan data harus didasarkan pada kondisi yang benar dan dapat dibuktikan. Data yang tidak sesuai fakta justru bisa menghambat proses verifikasi dan memengaruhi hasil akhir penilaian.

Warga juga perlu memastikan data Dukcapil aktif dan valid, terutama NIK seluruh anggota keluarga. Bila ada perubahan alamat atau susunan keluarga, pembaruan di administrasi kependudukan sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengajukan perubahan desil.

Dengan data yang akurat, jalur online maupun offline sama-sama bisa membantu agar status desil kembali mencerminkan kondisi ekonomi keluarga terbaru. Proses ini penting karena penyaluran bansos kini semakin bergantung pada ketepatan data dalam DTSEN.

Source: bansos.medanaktual.com
Exit mobile version