Kementerian Sosial mempercepat pencairan bantuan sosial tahap kedua yang mulai berjalan pada Senin, 13 April. Percepatan ini mencakup Program Keluarga Harapan atau PKH dan Program Sembako, sehingga warga penerima manfaat bisa mengecek status bantuan lebih cepat melalui situs resmi Kemensos.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan, percepatan penyaluran terjadi karena data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional atau DTSEN sudah diterima lebih awal dari jadwal biasa. Jika sebelumnya data baru masuk pada tanggal 20 tiap bulan, kini data dapat diakses sejak tanggal 10 sehingga proses verifikasi dan penyaluran bisa dipercepat.
Akses cek bansos dibuat lebih sederhana
Masyarakat yang ingin memastikan status penerimaan bansos cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang tertera pada KTP. Pengecekan dilakukan lewat situs cekbansos.kemensos.go.id, yang menjadi kanal resmi untuk melihat status bantuan secara mandiri.
Langkah pengecekan ini dibuat ringkas agar mudah digunakan oleh masyarakat di berbagai daerah. Sistem akan menampilkan informasi penting seperti desil penerima, status kepesertaan, dan periode penyaluran bantuan.
Langkah cek status bansos
Berikut tahapan pengecekan yang dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang tampil di layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Setelah itu, sistem akan menampilkan hasil pencarian yang menunjukkan apakah NIK terdaftar sebagai penerima bantuan pada periode penyaluran yang sedang berjalan. Cara ini membantu masyarakat memantau status bantuan tanpa perlu datang langsung ke kantor pelayanan.
Penyaluran dilakukan per triwulan
Penyaluran bansos PKH dan Program Sembako pada tahun ini berlangsung bertahap setiap tiga bulan. Tahap pertama sudah dijalankan pada Januari hingga Maret, sedangkan tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Tahap berikutnya dijadwalkan pada Juli hingga September, lalu tahap terakhir pada Oktober hingga Desember. Pola ini memberi ruang bagi pemerintah untuk menyalurkan bantuan secara lebih terukur dan menyesuaikan validasi data penerima.
Besaran bantuan PKH dan Sembako
Nilai bantuan berbeda sesuai kategori penerima. Berikut rincian nominal yang berlaku berdasarkan data Kemensos:
| Kategori penerima PKH | Nilai per tahap | Nilai per tahun |
|---|---|---|
| Ibu hamil/nifas | Rp 750.000 | Rp 3.000.000 |
| Anak usia dini 0-6 tahun | Rp 750.000 | Rp 3.000.000 |
| Siswa SD | Rp 225.000 | Rp 900.000 |
| Siswa SMP | Rp 375.000 | Rp 1.500.000 |
| Siswa SMA | Rp 500.000 | Rp 2.000.000 |
| Penyandang disabilitas berat | Rp 600.000 | Rp 2.400.000 |
| Lansia | Rp 600.000 | Rp 2.400.000 |
Untuk Program Sembako, setiap penerima memperoleh Rp 200.000 per bulan. Jika penyaluran dilakukan sekaligus selama tiga bulan, total bantuan mencapai Rp 600.000 dalam satu tahap.
Penyaluran lewat bank dan PT Pos
Kemensos menyalurkan bantuan melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia agar bantuan menjangkau penerima manfaat di berbagai wilayah. Skema ini juga digunakan untuk memudahkan akses bagi warga yang tinggal jauh dari pusat layanan perbankan.
Percepatan pencairan bansos menjadi langkah penting di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan setiap hari. Dengan akses cek status yang lebih cepat dan jadwal penyaluran yang lebih awal, penerima manfaat diharapkan segera mengetahui hak bantuan mereka melalui portal resmi Kemensos.







