Pemkab Tegal Berangkatkan 1.477 Calon Jemaah Haji, Remaja 17 Tahun Jadi Yang Termuda

Pemerintah Kabupaten Tegal memberangkatkan 1.477 calon jemaah haji pada musim haji 2026. Dari jumlah itu, satu jemaah tercatat masih berusia 17 tahun dan menjadi peserta termuda dalam rombongan asal daerah tersebut.

Pelepasan jemaah berlangsung khidmat di Pendopo Amangkurat, Kabupaten Tegal, pada Selasa, 14 April 2026. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyebut keberangkatan haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.

Pemberangkatan dalam 5 kloter

Sebanyak 1.477 jemaah asal Kabupaten Tegal akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang atau kloter. Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji Solo pada 20 April 2026 sebelum bertolak ke Arab Saudi.

Jumlah itu menunjukkan tingginya minat masyarakat Kabupaten Tegal untuk menunaikan rukun Islam kelima. Kehadiran jemaah termuda berusia 17 tahun juga memperlihatkan bahwa ibadah haji bisa menjadi panggilan lintas generasi.

Jemaah termuda berasal dari Dukuhturi

Jemaah termuda tahun ini berasal dari Desa Bandasari, Kecamatan Dukuhturi. Usianya baru 17 tahun, dan keikutsertaannya menjadi perhatian dalam rombongan calon haji Kabupaten Tegal.

Data ini menunjukkan komposisi jemaah haji daerah tidak hanya didominasi usia lanjut. Di tengah antrean panjang haji di Indonesia, keberangkatan usia muda juga mencerminkan adanya jemaah yang lebih awal memperoleh kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

Pesan Bupati Tegal kepada jemaah

Dalam sambutannya, Ischak menyampaikan empat pesan utama kepada para calon jemaah haji. Pesan itu ia tekankan agar rangkaian ibadah berjalan lancar dan membawa manfaat bagi diri sendiri serta daerah asal.

  1. Meluruskan niat hanya karena Allah SWT
  2. Menjaga kesehatan selama ibadah
  3. Mematuhi arahan petugas
  4. Menjaga sikap dan nama baik daerah

Ia menegaskan bahwa para jemaah adalah tamu Allah yang harus dimuliakan. Menurut dia, momen keberangkatan haji menjadi kebanggaan bukan hanya bagi jemaah, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Tegal.

Sinergi lintas instansi untuk keberangkatan haji

Bupati Tegal juga mengapresiasi kerja sama sejumlah pihak yang ikut menyiapkan keberangkatan para jemaah. Mereka antara lain Kementerian terkait, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, FKBIHU, dan petugas haji daerah.

Menurut Ischak, sinergi antarlembaga dibutuhkan agar pelayanan kepada jemaah berjalan maksimal. Dukungan itu penting karena keberangkatan haji melibatkan banyak aspek, mulai dari kesehatan, transportasi, hingga pendampingan teknis selama proses pemberangkatan.

Data penting keberangkatan jemaah haji Kabupaten Tegal

  1. Total jemaah: 1.477 orang
  2. Jumlah kloter: 5 kloter
  3. Kloter pertama masuk Asrama Haji Solo: 20 April 2026
  4. Jemaah termuda: 17 tahun
  5. Asal jemaah termuda: Desa Bandasari, Kecamatan Dukuhturi

Bupati Tegal secara resmi melepas keberangkatan jemaah dengan doa agar seluruh proses ibadah berjalan lancar. Ia berharap seluruh jemaah bisa pulang ke tanah air dalam kondisi sehat dan meraih predikat haji yang mabrur dan mabruroh.

Source: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button