Titik Baru #PuntungBeruntung Muncul Di Sudut Kota, Gerakan Puntung Jadi Ruang Aksi Publik

Gerakan #PuntungBeruntung kini memasuki fase yang lebih luas dengan penambahan titik pengumpulan pasca konsumsi di sejumlah lokasi strategis. Inisiatif yang digerakkan Nojorono bersama KICKYOURBUTT ini menempatkan puntung rokok bekas sebagai bagian dari persoalan yang perlu ditangani dengan cara yang lebih kreatif dan terukur.

Fokus utamanya bukan sekadar menyediakan wadah buang, tetapi juga membangun kebiasaan baru di ruang publik. Melalui butt collector yang tersebar di berbagai kota, masyarakat diajak lebih bertanggung jawab terhadap produk pasca konsumsi pribadi dan ikut terlibat dalam proses pengumpulan yang berujung pada pengolahan menjadi produk kreatif bernilai guna.

Gerakan yang tumbuh dari kesadaran pasca konsumsi

Nojorono memulai #PuntungBeruntung sejak 2023 sebagai respons atas konsekuensi dari produk yang sudah selesai digunakan. Pendekatan yang dipilih dimulai dari langkah kecil, yakni mengubah limbah puntung menjadi material yang dapat masuk ke proses kreasi ulang.

Memasuki tahun kelima perjalanannya, kolaborasi ini terus diperkuat dengan penambahan titik pengumpulan baru. Langkah tersebut dirancang untuk memperluas akses partisipasi publik sekaligus mendorong perubahan perilaku yang lebih konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Eliza Susanto, Head of Corporate Communications PT Nojorono Tobacco International, menegaskan bahwa penambahan titik pengumpulan memiliki tujuan edukatif. Ia menyebut pendekatan kreatif ini diharapkan dapat mengubah pola perilaku melalui tindakan sederhana yang memberi dampak positif besar.

Butt collector dirancang agar mudah menarik partisipasi

KICKYOURBUTT menempatkan butt collector sebagai instrumen penting dalam gerakan ini karena wadah khusus untuk pasca konsumsi masih jarang tersedia. Arya Adhi Nugraha, Project Manager KICKYOURBUTT, menilai kehadiran wadah ini dapat membangun kesadaran baru sekaligus memudahkan masyarakat berkontribusi secara langsung.

Desain butt collector dibuat dengan warna menarik dan tampilan yang mudah dikenali agar lebih mengundang partisipasi. Pendekatan visual ini dipilih karena gerakan perubahan perilaku akan berjalan lebih efektif jika masyarakat merasa dekat dan tertarik untuk ikut serta.

Hasil pengumpulan sudah melampaui 66 kilogram

Sejak 2025, kolaborasi Nojorono dan KICKYOURBUTT telah mengumpulkan lebih dari 66 kilogram pascakonsumsi. Material itu kemudian diolah menjadi ratusan produk kreatif, menunjukkan bahwa limbah puntung dapat masuk ke rantai pemanfaatan yang lebih bernilai.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa gerakan ini tidak berhenti pada pengumpulan, tetapi juga bergerak ke tahap pengolahan. Dengan begitu, tiap kontribusi kecil dari masyarakat punya peluang masuk ke proses yang lebih luas dan bermanfaat.

Sebaran titik terbaru yang bisa didatangi

Saat ini butt collector berjumlah 55 unit dan tersebar di 34 titik di Jabodetabek, Kota Bandung, Kota Semarang, dan Kabupaten Kudus. Lokasi-lokasi ini dibuka untuk umum agar masyarakat bisa ikut menyumbang puntung secara langsung di titik yang sudah disiapkan.

Titik terbaru yang dapat ditemukan berada di Kopimana, Jakarta Selatan; Rumah Kopi Iro, Cirendeu; Brookland Coffee, Jakarta Selatan; Emily Listening Space, Depok; dan Kozi Coffee, Bandung. Kehadiran titik baru ini memperluas ruang kontribusi publik di sudut kota yang dekat dengan aktivitas harian masyarakat.

Informasi lengkap mengenai titik butt collector dan perkembangan #PuntungBeruntung dapat diakses melalui Instagram @puntungberuntung. Kanal tersebut menjadi rujukan utama bagi publik yang ingin mengetahui lokasi terbaru sekaligus mengikuti perjalanan gerakan yang terus berkembang ini.

Source: www.medcom.id

Terkait