Korlantas Polri memastikan penanganan kecelakaan kereta di Bekasi Timur berlangsung terbuka dan berbasis fakta. Penyelidikan atas insiden yang menewaskan 16 orang itu disebut dilakukan dengan pendekatan ilmiah agar penyebab kejadian bisa diurai secara jelas.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Faizal mengatakan proses penyidikan melibatkan banyak pihak untuk mencari titik terang dari berbagai sisi. Pendekatan itu mencakup pemeriksaan unsur manusia, kendaraan, serta sarana prasarana yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Penyidikan Tidak Hanya Cari Pihak yang Bersalah
Korlantas menegaskan bahwa penyelidikan ini tidak berhenti pada upaya menentukan siapa yang harus bertanggung jawab. Fokus utama juga diarahkan pada pemahaman menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Faizal menyebut langkah itu ditempuh karena dampak insiden sangat besar. Selain 16 korban jiwa, puluhan orang juga mengalami luka-luka sehingga penanganan kasus ini menjadi perhatian serius.
Scientific Investigation Jadi Dasar Pengungkapan Fakta
Dalam prosesnya, Korlantas memakai metode scientific investigation untuk menelusuri sumber masalah secara objektif. Cara ini memungkinkan penyidik membandingkan temuan lapangan dengan data dari pihak-pihak terkait sebelum menarik kesimpulan.
Faizal menyampaikan, “Kami menggandeng seluruh stakeholder untuk mencari titik terang, baik dari sisi manusia, kendaraan, maupun sarana prasarana.” Pernyataan itu menegaskan bahwa penyelidikan tidak dilakukan secara sepihak.
Pelintasan Sebidang Ikut Disorot
Salah satu temuan awal yang menjadi perhatian adalah kondisi pelintasan sebidang di lokasi kejadian. Pelintasan itu disebut belum sepenuhnya dilengkapi fasilitas keselamatan, termasuk palang pintu dan penjagaan petugas.
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko, terutama di jalur yang dilalui kereta dengan frekuensi tinggi. Karena itu, aspek infrastruktur menjadi bagian penting dalam penyidikan selain faktor manusia dan kendaraan.
Proses Masih Berjalan
Hingga saat ini, penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab tabrakan secara utuh. Korlantas menyebut seluruh rangkaian pemeriksaan masih dilakukan secara mendalam agar hasil akhirnya bisa dipertanggungjawabkan.
Fokus transparansi dalam kasus ini juga menjadi sinyal bahwa aparat ingin memastikan publik mendapat penjelasan yang utuh. Dengan melibatkan berbagai unsur dan menelusuri seluruh kemungkinan penyebab, Korlantas berupaya menghadirkan penanganan yang objektif atas tragedi di Bekasi Timur.
Source: www.beritasatu.com






