Wamensos Puji Jember Turunkan 21 Ribu ASN, Data Miskin Ekstrem Dibedah Langsung Di Lapangan

Author: Qoo Media

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Jember yang turun langsung mengecek data masyarakat miskin ekstrem. Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional itu dinilai penting untuk memastikan bantuan sosial benar-benar sampai kepada warga yang berhak.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Agus Jabo menerima kunjungan Bupati Jember Muhammad Fawait di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat. Verifikasi lapangan itu juga dipakai untuk mengidentifikasi sasaran program Perhutanan Sosial dan memvalidasi penerima bantuan pada desil 1.

Dorongan agar data benar-benar akurat

Agus Jabo menilai langkah pemerintah daerah melakukan ground check sangat penting karena seluruh kebijakan bantuan menyasar warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah perlu bekerja bersama agar pendataan tidak meleset dari kondisi di lapangan.

Menurut Agus Jabo, kolaborasi itu juga terkait dengan target nol persen kemiskinan ekstrem yang menjadi instruksi Presiden Prabowo Subianto. Di Kementerian Sosial, strategi yang ditekankan adalah graduasi, yakni mendorong masyarakat keluar dari ketergantungan bantuan dan menjadi mandiri.

Agus Jabo menyebut seluruh unit di Kemensos bergerak dengan tujuan yang sama, yaitu pengentasan kemiskinan. Ia menegaskan bahwa arah kerja kementerian bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi memastikan penerima dapat naik kelas secara sosial dan ekonomi.

Jember kerahkan banyak petugas ke lapangan

Di sisi lain, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan pemerintah daerah mengerahkan puluhan ribu aparatur sipil negara untuk turun langsung menganalisis data di lapangan. Para petugas itu mendapat pelatihan khusus dari Badan Pusat Statistik dan pendamping Program Keluarga Harapan.

Fawait menyebut seluruh ASN di daerahnya dilibatkan tanpa pengecualian. Ia juga mengatakan pejabat struktural, termasuk penjabat sekretaris daerah, ikut diminta turun untuk memastikan proses verifikasi berjalan menyeluruh.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Jember ingin memperbaiki basis data kemiskinan dengan pendekatan langsung, bukan hanya mengandalkan administrasi. Pemerintah kabupaten menempatkan pengecekan lapangan sebagai cara untuk menemukan kondisi aktual warga penerima manfaat.

Fokus pada penerima bantuan yang tepat

Verifikasi dan validasi data yang dilakukan Pemkab Jember masih terus berlangsung. Proses ini diarahkan untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai status penerima manfaat di wilayah tersebut.

Pemutakhiran data juga menjadi penting karena data yang presisi menentukan ketepatan distribusi bantuan sosial. Dengan data yang lebih akurat, pemerintah dapat menilai apakah seseorang layak masuk program bantuan atau justru sudah perlu diarahkan ke tahap graduasi.

Dalam konteks itu, Jember menjadi salah satu daerah yang aktif menyesuaikan data kemiskinan ekstrem melalui pengecekan lapangan. Langkah tersebut sejalan dengan dorongan Kemensos agar program perlindungan sosial tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian warga.

Terbaru