Ditawari Kirim iPhone dari AS, Jawaban Raffi Ahmad Bikin Kaget

Raffi Ahmad akhirnya buka suara soal namanya yang disebut dalam penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Ia menegaskan tidak punya kaitan dengan perkara itu dan memilih menjelaskan langsung agar tidak menimbulkan salah paham.

Klarifikasi itu ia sampaikan karena statusnya kini sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Raffi mengatakan, saat masih belum memegang amanah tersebut, ia cenderung santai menghadapi isu yang menyeret namanya, tetapi kali ini ia merasa perlu meluruskan informasi yang beredar.

Awal pertemuan dengan Blueray Cargo

Raffi menjelaskan bahwa perkenalannya dengan pihak Blueray Cargo terjadi saat dirinya berada di Amerika Serikat pada 2023. Kala itu, ia datang ke Chicago untuk mengikuti ajang maraton bersama sejumlah rekan artis.

Setelah agenda selesai, Raffi menyempatkan diri mendatangi sejumlah usaha milik warga negara Indonesia di New York. Di lokasi itu, ia bertemu beberapa karyawan Blueray Cargo dan sempat berfoto bersama.

Dari pertemuan singkat tersebut, muncul percakapan ringan mengenai jasa pengiriman barang. Raffi menyebut ada karyawan yang menawarkan pengiriman berbagai produk elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Ia menirukan ajakan itu, termasuk tawaran untuk mengirim ponsel, laptop, iPad, dan barang elektronik lain. Saat mendengar penjelasan itu, Raffi mengatakan langsung menolak karena tidak berminat.

Raffi menolak tawaran kirim iPhone

Salah satu bagian yang paling disorot dari penjelasan Raffi adalah soal tawaran mengirimkan handphone terbaru. Dalam penuturannya, ia menyampaikan respons singkat dan menolak tawaran tersebut.

Raffi menegaskan tidak pernah menerima atau meminta pengiriman barang dari pihak itu. Ia juga menyebut setelah pertemuan tersebut tidak ada komunikasi lanjutan antara dirinya dan Blueray Cargo.

Ia bahkan membantah pernah bertukar nomor telepon dengan pihak perusahaan. Menurut dia, hubungan yang terjadi hanya sebatas pertemuan singkat dan percakapan ringan tanpa tindak lanjut apa pun.

Posisi KPK dalam penyidikan

Nama Raffi Ahmad sebelumnya disebut muncul dalam penyidikan KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai Kementerian Keuangan. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyampaikan bahwa nama Raffi terkait dengan aktivitas kunjungan ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Menurut keterangan KPK, ada fakta bahwa Raffi menitipkan sejumlah barang. Namun, lembaga antirasuah itu juga menyampaikan bahwa temuan tersebut belum dikembangkan lebih jauh dalam penyidikan.

KPK menjelaskan belum ada fakta yang dianggap cukup kuat untuk mengaitkan hal itu dengan rangkaian peristiwa Blueray dalam pengurusan keimigrasian di Ditjen Bea dan Cukai. Karena itu, Raffi belum dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Pernyataan Raffi dan penjelasan KPK itu membuat sorotan publik tertuju pada hubungan singkatnya dengan pihak Blueray Cargo. Hingga kini, Raffi menegaskan tidak ada komunikasi lanjutan, tidak ada transaksi, dan tidak ada keterlibatan dirinya dalam dugaan perkara yang sedang ditangani KPK.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait

Back to top button