Temui Pendemo Di Depan DPR, Dasco Teruskan Tuntutan Mahasiswa Ke Kementerian

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menemui langsung ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat. Ia menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang dibawa massa aksi sudah diteruskan ke kementerian dan lembaga terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.

Pertemuan itu berlangsung di tengah aksi yang digelar berbagai elemen mahasiswa dari sejumlah kampus dan organisasi kemahasiswaan. Dalam dialog tersebut, Dasco menegaskan bahwa DPR telah berkomunikasi dengan instansi yang menjadi tujuan aspirasi, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang.

Aspirasi mahasiswa diteruskan ke pemerintah

Dasco menyampaikan langsung kepada massa bahwa komunikasi dengan kementerian dan lembaga sudah dilakukan. Ia menekankan bahwa aspirasi mahasiswa tidak berhenti di depan gedung parlemen, tetapi dibawa ke jalur yang dapat diproses oleh otoritas terkait.

Pernyataan itu disambut oleh para demonstran yang sejak sore hingga malam menyuarakan berbagai tuntutan. Mereka datang dari PB HMI, Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, dan sejumlah kampus lainnya.

Tuntutan mahasiswa soroti ekonomi dan program pemerintah

Dalam aksi tersebut, mahasiswa meminta perbaikan kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat. Mereka menyoroti tingginya harga kebutuhan pokok dan BBM, yang disebut ikut menekan daya beli publik.

Massa juga mendesak DPR mengambil langkah nyata agar pemerintah memperbaiki situasi ekonomi dan politik nasional. Selain itu, mereka menuntut evaluasi terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai belum berjalan secara transparan.

Sorotan pada MBG dan koperasi desa merah putih

Di antara program yang paling banyak disorot adalah makan bergizi gratis atau MBG serta koperasi desa merah putih. Mahasiswa meminta kedua program itu diawasi lebih ketat agar pelaksanaannya transparan, akuntabel, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Mereka juga menilai ada program yang perlu dihentikan jika dinilai membebani APBN. Sikap itu muncul karena mahasiswa ingin penggunaan anggaran negara lebih efisien dan tepat sasaran.

DPR janji awasi pelaksanaan program

Selain Dasco, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa juga turun menemui massa aksi. Ia berdialog dengan perwakilan mahasiswa dan menegaskan DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap program MBG.

Saan mengatakan pengawasan dibutuhkan agar program berjalan efektif, tidak boros anggaran, dan tepat sasaran. “Pengawasan yang optimal diperlukan untuk mencegah potensi pemborosan sekaligus memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Source: www.beritasatu.com

Terkait