15 Saksi Sudah Diperiksa, Sekuriti Rumah Febrie di Sentul Ikut Terseret Penyidikan Korupsi

Penyidikan gabungan Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri atas tiga perkara dugaan korupsi terus bergerak dan mulai merangsek ke banyak titik. Hingga kini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 saksi, termasuk dua petugas keamanan di rumah Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah di Sentul, Kabupaten Bogor.

Perkembangan terbaru itu disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam, ketika polisi juga mengonfirmasi bahwa barang bukti sudah diamankan dari sejumlah lokasi. Namun, tersangka belum ditetapkan dan pengumumannya baru akan dilakukan dalam waktu dekat.

Jejak Saksi dari Banyak Lokasi

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, para saksi berasal dari lokasi-lokasi yang sebelumnya digeledah penyidik. Daftarnya mencakup kafe, money changer, apartemen, rumah pribadi, hingga area perkantoran.

Kelompok SaksiJumlahDetail
Kafe de’Clan2Saksi dari lokasi yang ikut digeledah
Money changer4Berinisial DH, HH, ER, dan RP
Rumah di Gandaria1Atas nama DR
Pacific Place dan pihak lainBeberapaTermasuk TK, driver DR, NH, dan MIL
Sentul2Sekuriti atas nama R dan A

Budi menyebut pemeriksaan juga menyasar pihak yang diduga mengetahui aktivitas di lokasi-lokasi tersebut. Mereka antara lain sopir, karyawan gedung perkantoran, dan petugas keamanan di kawasan Sentul.

Barang Bukti dari Sentul dan Lokasi Lain

Selain memeriksa saksi, penyidik turut mengamankan barang bukti dari beberapa titik penggeledahan. Dari rumah di kawasan Sentul, polisi menyita sebuah bingkai berisi foto keluarga, tetapi memastikan foto itu tidak akan dipublikasikan karena menyangkut privasi keluarga.

Rumah di Sentul belakangan diakui sebagai milik pribadi Febrie Adriansyah. Meski begitu, ia belum menjelaskan siapa pemilik emas dan uang tunai yang juga ditemukan di rumah tersebut.

Lokasi PenggeledahanBarang BuktiNilai/Jumlah
Rumah di SentulEmas batangan dan uang tunai berbagai mata uang74 kilogram, sekitar Rp476 miliar
Cafe de’CLAN CipeteUang tunaiSekitar Rp60 miliar
Sebuah money changerMata uang asingSekitar Rp7,2 miliar
Rumah di SentulBingkai foto keluarga1 bingkai

Tiga Perkara yang Masih Didalami

Menurut Polda Metro Jaya, penyidikan ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga berhubungan dengan peristiwa blackout di Sumatera, perkara PT Asabri periode 2020-2025, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Resources (KNI).

Seluruh rangkaian penggeledahan dilakukan di sedikitnya 13 lokasi. Dari hasil itu, polisi terus menelusuri hubungan antarbarang bukti untuk mengungkap konstruksi perkara dalam skema joint investigation yang ditangani Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri.

Budi menegaskan, meski belum ada nama tersangka yang diumumkan, penetapan itu hanya tinggal menunggu waktu. Dalam konferensi pers yang dikutip www.suara.com, ia menyebut pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat, bukan malam itu.

Ia juga menekankan bahwa penyidikan tiga perkara korupsi ini sejalan dengan atensi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pemberantasan korupsi. Menurut Budi, agenda itu masuk dalam program prioritas Asta Cita ketujuh yang menitikberatkan pada reformasi politik, hukum, birokrasi, serta pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Source: www.suara.com
Terkait