
Proses mutasi besar-besaran di tubuh Polri kembali dilakukan, di mana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat telegram resmi terkait rotasi jabatan. Sebanyak 61 perwira tinggi Polri diangkat dalam mutasi ini, termasuk pengangkatan posisi Wakapolri yang kini dijabat oleh Komjen Dedi Prasetyo. Jabatan tersebut sebelumnya kosong sejak 30 Juni 2025 saat Komjen Ahmad Dofiri memasuki masa pensiun.
Dalam perubahan struktural ini, Komjen Dedi Prasetyo yang sebelumya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Wakapolri. Posisi Irwasum yang ditinggalkannya diisi oleh Komjen Wahyu Widada yang sebelumnya menjabat sebagai Kabareskrim. Perubahan tersebut menunjukkan dinamika organisasi yang dapat mempengaruhi kinerja kepolisian di Indonesia.
Sementara itu, Kabareskrim Polri yang kini dijabat oleh Komjen Syahardiantono menggantikan posisi yang sebelumnya diduduki oleh Komjen Wahyu Widada. Pengangkatan beliau sebagai Kabareskrim menandakan kepercayaan pimpinan kepada senioritas dan pengalaman dalam menangani berbagai isu kriminal di tanah air. Selanjutnya, Posisi Kabaintelkam kini diisi oleh Komjen Akhmad Wiyagus, yang sebelumnya menjabat sebagai Astama Ops Kapolri, menandakan pergeseran signifikan dalam tingkat pengambilan keputusan di dalam Polri.
Perubahan Jabatan Penting Lainnya
Mutasi juga menyentuh posisi strategis lainnya di Mabes Polri. Komjen Mohammad Fadil Imran, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabarhakam Polri, kini beralih posisi menjadi Astama Ops Kapolri. Perwira lain yang perlu dicatat adalah Irjen Karyoto yang kini menjabat sebagai Kabarhakam, sementara posisi Kapolda Metro Jaya yang cukup vital diisi oleh Irjen Asep Edi Suheri.
Selain itu, Irjen Krishna Murti yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri dimutasi menjadi Sahlijemen Kapolri. Posisi Kadiv Hubinter yang ditinggalkannya kini diisi oleh Brigjen Amur Chandra Juli Buana, yang sebelumnya merupakan Wakapolda Sulawesi Tenggara. Mutasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur dan pengawasan di tingkat kepolisian.
Daftar Jabatan yang Mengalami Pergantian
- Wakapolri: Komjen Dedi Prasetyo (dari Irwasum Polri)
- Irwasum Polri: Komjen Wahyu Widada (dari Kabareskrim Polri)
- Kabareskrim: Komjen Syahardiantono (dari Kabaintelkam Polri)
- Kabaintelkam: Komjen Akhmad Wiyagus (dari Astamaops Kapolri)
- Astamaops Kapolri: Komjen Mohammad Fadil Imran (dari Kabarhakam Polri)
- Kabarhakam Polri: Irjen Karyoto (dari Kapolda Metro Jaya)
- Kapolda Metro Jaya: Irjen Asep Edi Suheri (dari Wakabareskrim Polri)
- Kadiv Hubinter Polri: Brigjen Amur Chandra Juli Buana (dari Wakapolda Sultra)
- Sahlijemen Kapolri: Irjen Krishna Murti (dari Kadiv Hubinter Polri)
Dengan rotasi yang begitu besar, dapat diharapkan bahwa jajaran kepolisian akan semakin siap dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Perubahan ini juga menjadi sinyal bahwa Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerjanya demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Proses mutasi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif, baik dalam manajemen internal maupun respons terhadap tantangan yang dihadapi Polri di lapangan. Masyarakat menantikan langkah-langkah konkret dari pejabat baru dalam menjalankan tugas dan fungsinya demi tercapainya keamanan dan ketertiban di Indonesia.





