Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengundang ratusan santri dari delapan pondok pesantren (ponpes) di Jakarta ke Istana Wakil Presiden dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Selasa (21/10/2025). Acara bertajuk “Kunjungan Santri ke Istana Wakil Presiden, Museum Nasional, dan Monumen Nasional” ini bertujuan menumbuhkan rasa bangga dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Sebanyak 240 santri dari Ponpes Asshiddiqiyah, Al Wathoniyah, Tahfidzul Qur’an Sirrul Asror, Luhur At-Tsaqafah, Azzyadah, Miftahul Ulum, Al Hamid, dan Sultan Fatah ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka disambut secara langsung di Istana Wapres dan mendapatkan sejumlah pengalaman edukatif serta kesempatan berinteraksi langsung dengan Gibran Rakabuming.
Perhatian Gibran terhadap Pendidikan Santri
Plt Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Al Muktabar, dalam sambutannya menuturkan, Wapres Gibran sangat memperhatikan dunia pendidikan, khususnya bagi para santri dan generasi muda. “Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming sangat menaruh perhatian pada dunia pendidikan, terutama pendidikan bagi generasi muda dan para santri. Dalam berbagai kunjungan ke daerah, beliau selalu menyempatkan diri bersilaturahmi ke pesantren,” ujarnya.
Al Muktabar menambahkan, santri merupakan generasi penerus bangsa yang diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Pernyataan ini menegaskan bagaimana pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pendidikan karakter dan keagamaan.
Pengenalan Sejarah Wakil Presiden dan Wisata Edukatif
Kegiatan diawali dengan pemutaran video yang memaparkan perjalanan para Wakil Presiden Republik Indonesia, mulai dari Bung Hatta hingga Gibran Rakabuming. Video tersebut bertujuan memperkenalkan peran penting Wakil Presiden dalam pembangunan bangsa serta memberi inspirasi kepada para santri agar meneladani semangat pengabdian para pemimpin terdahulu.
Setelah itu, para santri diajak berkeliling mengenal lingkungan Istana Wakil Presiden, serta mengunjungi Museum Nasional dan Monumen Nasional (Monas). Kunjungan edukatif ini memberi kesempatan bagi santri untuk belajar langsung mengenai sejarah dan kebudayaan Indonesia.
Interaksi Langsung dengan Wakil Presiden
Setelah tur, para santri kembali ke Istana untuk makan siang bersama. Momennya semakin berkesan dengan sesi foto bersama serta kesempatan menyapa dan berbincang langsung dengan Wakil Presiden Gibran.
Muhammad Al-Fathan, santri dari Ponpes Tahfidzul Qur’an Sirrul Asror, mengungkapkan kegembiraannya. “Rasanya sangat senang, tangan sampai gemetar. Ini pengalaman pertama bisa sedekat itu dengan wakil presiden,” katanya dengan penuh haru, menandai betapa acara ini memberikan dampak mendalam bagi para santri.
Pendidikan Karakter dan Asta Cita
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam menguatkan pendidikan karakter dan keagamaan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Program Asta Cita yang menonjolkan pembangunan manusia unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia menjadi dasar dari berbagai kebijakan pendidikan yang dijalankan.
Pengadaan kunjungan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman sejarah bagi generasi muda, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan spiritualitas. Peringatan Hari Santri Nasional di Istana Wakil Presiden menjadi bukti nyata perhatian negara untuk memastikan keberlangsungan dan kemajuan pendidikan pesantren di Indonesia.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap para santri dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi positif bagi masa depan bangsa.
Source: www.beritasatu.com
