Liverpool dan Manchester City menjalani babak pertama laga bigmatch Liga Inggris pekan ke-22 tanpa mencetak gol. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Anfield, Liverpool, pada Minggu 8 Februari 2026 malam, berakhir dengan skor kacamata 0-0 hingga turun minum.
Tempo permainan pada babak pertama berlangsung sedang. Manchester City mendapatkan peluang awal dari Erling Haaland pada menit ke-3, namun bisa digagalkan oleh kiper Liverpool, Alisson Becker. Beberapa menit kemudian, Rayan Cherky juga mendapat ruang aksi, tetapi gagal memecah kebuntuan.
Dominasi Peluang dari Manchester City
Meski bermain di kandang sendiri, Liverpool belum mampu menghadirkan ancaman berarti. Sementara itu, anak asuh Pep Guardiola mulai menguasai sebagian besar kesempatan. Pemain seperti Semenyo dan Omar Marmoush beberapa kali dengan mudah menembus pertahanan Liverpool, meskipun penyelesaian akhir mereka kurang akurat.
Erling Haaland kembali mengancam gawang Liverpool pada menit ke-30. Tendangan keras kaki kirinya tepat mengarah ke posisi Alisson Becker yang sigap melakukan penyelamatan. Statistik peluang pada babak ini pun lebih condong ke arah tim tamu, tapi baik Liverpool maupun City gagal mencetak gol.
Taktik dan Karakter Permainan
Liverpool tampil tanpa determinasi tinggi yang biasanya menjadi ciri khas tim di bawah asuhan Arne Slot. Penguasaan bola dan koordinasi serangan mereka kurang maksimal, sehingga memberi ruang bagi City untuk lebih mendominasi. Namun, lini belakang The Reds tetap solid dan disiplin dalam menjaga ritme permainan.
Wasit Craig Pawson memainkan pertandingan dengan ketat namun adil. Hingga peluit babak pertama berbunyi, skor tetap bertahan 0-0. Kedua tim tampak berhati-hati dan memilih untuk tidak mengambil risiko berlebihan di awal laga bigmatch ini.
Faktor Penentu di Babak Kedua
Babak kedua diprediksi bakal lebih terbuka dengan peningkatan intensitas serangan kedua tim. Liverpool perlu menaikkan agresivitas agar dapat menekan Manchester City yang sudah beberapa kali menunjukkan ancaman nyata. Kualitas penyelesaian akhir menjadi kunci untuk memecah kebuntuan.
Secara keseluruhan, pertandingan antara Liverpool dan Manchester City di babak pertama belum menghasilkan gol meski peluang cukup banyak tercipta. Kedua tim sama-sama menjaga ketat pertahanan, dengan City sedikit lebih dominan namun belum mampu mengkonversikan peluang menjadi gol. Babak kedua tentu menjadi penentu hasil akhir laga ini.
