Libur Lebaran Usai, Kebugaran Pemain Persib Tetap Terjaga Dan Siap Menyambut Laga Krusial

Author: Qoo Media

Asisten pelatih Persib Bandung, Miro Petric, memastikan kondisi fisik para pemain tetap terjaga setelah libur Lebaran pada lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Ia menilai skuad Maung Bandung menunjukkan disiplin tinggi selama masa jeda, sehingga kebugaran tim tidak turun drastis dan tetap siap masuk ke fase penting musim ini.

Dari pantauan tim pelatih, seluruh pemain menjalankan program latihan mandiri dengan baik. Miro juga menyebut tidak ada pemain yang mengalami cedera, sementara kondisi umum para pemain berada pada level yang dinilai cukup ideal untuk kembali ke agenda latihan penuh.

Kebugaran Persib Masih Stabil

Miro Petric menyampaikan bahwa tingkat kebugaran pemain Persib saat ini berada di kisaran 90 persen. Angka itu menjadi sinyal positif bagi tim yang masih harus menuntaskan sembilan pertandingan sisa di kompetisi musim ini.

Ia menegaskan bahwa menjaga kondisi fisik selama libur bukan hal yang mudah, tetapi para pemain tampil profesional. Menurutnya, disiplin menjalani latihan individu dan menjaga kebiasaan makan membantu pemain tetap berada dalam kondisi aman saat tim kembali berkumpul.

“Semua pemain mengikuti program latihan individu. Sekarang semuanya dalam kondisi sehat dan tidak ada yang cedera. Kami bisa langsung melanjutkan program berikutnya,” kata Miro, dikutip dari laman resmi klub.

Pola Makan Jadi Faktor Penting

Selain latihan mandiri, perhatian pemain terhadap pola makan juga ikut berpengaruh pada stabilitas fisik mereka. Miro menilai para pemain cukup bertanggung jawab selama libur sehingga berat badan tetap terkendali ketika latihan kembali dimulai.

Berikut faktor yang disebut ikut menjaga kondisi pemain tetap stabil:

  1. Menjalankan latihan individu selama libur.
  2. Menjaga pola makan dan tidak berlebihan saat jeda kompetisi.
  3. Tetap fokus pada kebugaran meski tidak menjalani latihan tim secara penuh.
  4. Tidak ada laporan cedera setelah masa libur berakhir.

Miro menegaskan bahwa aspek tersebut menunjukkan kesiapan pemain menghadapi jadwal yang padat di penghujung musim. Ia bahkan menilai sikap para pemain mencerminkan profesionalisme yang dibutuhkan dalam persaingan gelar dan target akhir musim.

Fokus Persib Beralih ke Laga Berat

Setelah libur Lebaran selesai, Persib langsung mengalihkan fokus ke persiapan intensif untuk pertandingan berikutnya melawan Semen Padang. Laga itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu (5/4), dan menjadi awal dari rangkaian sembilan laga penting yang tersisa.

Miro mengatakan tim pelatih tidak ingin membuang waktu karena setiap laga kini punya bobot tinggi. Ia menilai Persib harus berada dalam performa terbaik sejak pertandingan pertama setelah jeda agar ritme tim tetap terjaga hingga akhir kompetisi.

“Kami harus bekerja keras. Sembilan laga sisa adalah krusial, dan kami ingin berada dalam kondisi terbaik sejak laga pertama (Semen Padang) dimulai kembali,” ujarnya.

Modal Positif untuk Akhir Musim

Kondisi pemain yang tetap bugar memberi keuntungan penting bagi Persib dalam menghadapi sisa musim. Dalam jadwal yang padat, tim yang mampu menjaga kebugaran dan konsistensi biasanya lebih siap untuk bersaing di papan atas.

Dengan kondisi fisik yang masih terjaga, tidak ada cedera, dan berat badan pemain relatif stabil, Persib kini memiliki modal awal yang baik untuk kembali menekan lawan-lawannya di periode penentu. Tantangan berikutnya adalah menjaga kondisi itu tetap konsisten saat tim memasuki fase pertandingan beruntun yang bisa sangat menentukan hasil akhir musim.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Terbaru