John Herdman Sebut GBK Lebih Mengguncang Dari Old Trafford, Atmosfernya Seperti Gunung Berapi

John Herdman memberi pujian tinggi untuk atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah debutnya bersama Timnas Indonesia di Jakarta. Pelatih asal Kanada itu menyebut dukungan suporter saat Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026), sebagai salah satu pengalaman paling berkesan dalam kariernya.

Herdman tidak sekadar menyebut GBK meriah, tetapi juga membandingkannya dengan stadion-stadion besar dunia yang pernah ia datangi. Ia menilai suasana di GBK terasa sangat spesial, bahkan menyerupai “gunung berapi”, meski jumlah penonton saat itu baru sekitar 26 ribu orang.

Kesan Herdman pada debut di GBK

Dalam keterangannya, Herdman menyoroti bagaimana energi suporter memengaruhi performa tim di lapangan. Ia mengatakan kemenangan pada laga kandang pertama selalu membawa antusiasme tersendiri karena bisa langsung membangun kepercayaan diri pemain.

“Dapat memenangkan pertandingan untuk para suporter menghadirkan energi dan suasana yang sangat positif di dalam tim,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa para pemain tetap harus menjaga sikap rendah hati dan fokus pada pekerjaan berikutnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Herdman melihat hubungan langsung antara atmosfer stadion dan kualitas permainan tim. Dalam pandangannya, dukungan penonton bukan hanya soal kemeriahan, tetapi juga soal dorongan psikologis yang bisa mengubah ritme pertandingan.

Disejajarkan dengan Old Trafford dan St James’ Park

Herdman kemudian mengaitkan pengalamannya di GBK dengan sejumlah stadion ikonik Eropa, termasuk Old Trafford dan St James’ Park. Ia mengaku pernah berada di banyak arena besar, tetapi atmosfer di Jakarta memberinya kesan yang sangat berbeda dan lebih intens.

“Rasanya seperti gunung berapi,” kata Herdman menggambarkan suasana di GBK. Kalimat itu menegaskan betapa kuatnya tekanan suara dan dukungan yang ia rasakan dari tribun, sesuatu yang jarang ia temui bahkan di stadion bersejarah di Inggris.

Perbandingan semacam ini menjadi penting karena Old Trafford identik dengan atmosfer besar dalam sepak bola dunia. St James’ Park juga dikenal memiliki dukungan fans yang fanatik dan vokal, sehingga pujian Herdman memberi gambaran bahwa GBK kini berada dalam percakapan yang sama soal kekuatan atmosfer stadion.

Energi suporter jadi modal Timnas Indonesia

Kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis tidak hanya memberi hasil positif dari sisi skor, tetapi juga menegaskan peran suporter dalam membangun momentum. Herdman menilai energi dari tribun membantu pemain tampil lebih percaya diri dan menjaga intensitas sepanjang laga.

Berikut poin penting dari pernyataan Herdman:

  1. Atmosfer GBK memberi energi besar kepada tim.
  2. Dukungan suporter membuat pemain lebih percaya diri.
  3. Herdman menilai suasana stadion sangat spesial meski penonton belum penuh.
  4. Ia menyamakan tekanan atmosfer GBK dengan stadion besar dunia.
  5. Dukungan publik dinilai penting untuk laga berikutnya melawan Bulgaria.

Dalam sepak bola internasional, keunggulan kandang sering kali ditentukan oleh kualitas dukungan dari tribun. GBK kembali menegaskan posisi itu ketika puluhan ribu suporter menciptakan tekanan untuk lawan dan dorongan moral bagi Indonesia.

Harapan Herdman menghadapi Bulgaria

Setelah kemenangan atas Saint Kitts and Nevis, Herdman langsung mengalihkan perhatian ke final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria pada Senin (30/3/2026). Ia berharap atmosfer GBK kembali penuh dan memberi efek serupa, bahkan lebih besar, pada pertandingan berikutnya.

Menurut Herdman, Bulgaria merupakan tim yang berada di atas Indonesia dari sisi level permainan. Karena itu, ia menilai dukungan suporter bisa menjadi “senjata rahasia” yang membantu timnya menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.

Ia juga menegaskan bahwa tim sangat merasakan energi dari para pendukung. Dalam pandangannya, suara dan tekanan dari tribun dapat membantu Indonesia mengacaukan kenyamanan lawan sekaligus menjaga semangat para pemain di lapangan.

GBK dan identitas dukungan sepak bola Indonesia

Pujian Herdman kembali mengangkat nama GBK sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling kuat di Asia. Stadion ini berkali-kali dikenal sulit ditaklukkan lawan karena dukungan publik Indonesia yang besar, fanatik, dan konsisten sepanjang pertandingan.

Bagi Timnas Indonesia, kehadiran suporter di GBK bukan hanya pelengkap pertandingan, melainkan bagian dari kekuatan utama tim. Saat atmosfer stadion berada di level maksimal, tekanan kepada lawan meningkat dan rasa percaya diri pemain tuan rumah pun ikut terdorong.

Dalam konteks itu, komentar Herdman memperlihatkan bahwa kesan mendalam terhadap GBK datang bukan hanya dari desain stadion atau kapasitasnya, tetapi dari hubungan emosional antara tim dan suporternya. Saat energi itu menyatu, GBK bisa menjadi panggung yang benar-benar menentukan hasil pertandingan Timnas Indonesia.

Baca selengkapnya di: bola.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button