
FC Cincinnati dilaporkan membuka pembicaraan awal untuk merekrut Neymar, dalam langkah yang mencerminkan ambisi Major League Soccer untuk terus memperbesar daya tarik liga. Ketertarikan klub asal Ohio itu tidak hanya berkaitan dengan kualitas teknis di lapangan, tetapi juga dengan nilai komersial yang bisa ikut terangkat jika transfer tersebut terwujud.
Laporan dari The Athletic dan ESPN menyebut FC Cincinnati sudah lebih dulu memastikan minat Neymar serta kemungkinan syarat yang perlu dipenuhi. Klub itu juga disebut sedang melakukan pembahasan internal untuk menilai apakah perekrutan pemain berusia 34 tahun tersebut benar-benar realistis dari sisi olahraga dan regulasi.
Alasan Cincinnati Mengincar Neymar
FC Cincinnati melihat nama Neymar sebagai aset yang bisa memberi dampak besar, baik secara kompetitif maupun bisnis. Klub menilai mereka memiliki kekuatan finansial dan fasilitas pendukung yang cukup untuk menarik pemain kelas dunia.
Berikut beberapa alasan utama ketertarikan itu:
- Neymar masih punya daya tarik global yang tinggi.
- Kehadirannya bisa meningkatkan sorotan media terhadap klub dan MLS.
- Ia dapat memperkuat posisi Cincinnati dalam persaingan merekrut bintang besar.
Meski demikian, prosesnya tidak sederhana. Neymar masih terikat kontrak dengan Santos hingga akhir tahun 2026, sehingga transfer ke MLS membutuhkan negosiasi yang rumit dan kesepakatan lintas kepentingan.
Hambatan Regulasi di MLS
Masalah terbesar Cincinnati terletak pada status designated player atau DP. Saat ini, tiga slot DP mereka sudah ditempati Kevin Denkey, Evander, dan Miles Robinson, yang semuanya memiliki kontrak jangka panjang.
Situasi ini membuat Cincinnati harus mengambil keputusan penting jika ingin membawa Neymar masuk. Klub bisa saja mencari jalan keluar dengan melepas salah satu pemain, tetapi pilihan itu tentu akan berdampak pada keseimbangan skuad.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa transfer pemain besar di MLS tidak hanya bergantung pada nama besar dan dana. Klub juga harus menyesuaikan rencana dengan aturan liga dan struktur gaji yang berlaku.
Performa Neymar Masih Jadi Daya Tarik
Di atas kertas, Neymar masih menawarkan kualitas yang sulit diabaikan. Sejak kembali ke Santos pada tahun 2025, ia mencatat 14 gol dan tujuh assist dalam sekitar 2.500 menit bermain, meski posisinya kerap terganggu cedera.
Dalam tahun 2026, Neymar baru tampil enam kali, tetapi sudah menghasilkan tiga gol dan tiga assist. Ia juga dikabarkan menjalani operasi lutut saat jeda internasional bulan Maret untuk menjaga kebugarannya menjelang Piala Dunia 2026.
Riwayat cedera memang membuat masa depannya terus dipantau, tetapi jika dalam kondisi fit, Neymar tetap dipandang sebagai salah satu pemain paling berbakat di generasinya. Faktor itu yang membuat namanya tetap sangat menarik bagi klub-klub besar.
MLS dan Strategi Memperbesar Pasar
Minat FC Cincinnati terhadap Neymar juga sejalan dengan strategi yang lebih luas dari MLS. Liga ini berupaya meningkatkan jumlah penonton demi mendongkrak nilai hak siar pada kontrak berikutnya.
Kerja sama MLS dengan Apple TV dijadwalkan berakhir pada akhir musim 2028/29, sehingga liga punya kepentingan besar untuk menjaga pertumbuhan audiens. Kedatangan Lionel Messi ke Inter Miami pada 2023 menjadi contoh paling nyata bagaimana satu bintang bisa mengubah sorotan terhadap liga secara signifikan.
Kehadiran nama-nama lain seperti Luis Suarez, Rodrigo De Paul, Marco Reus, Hugo Lloris, Son Heung-min, James Rodriguez, Timo Werner, hingga Antoine Griezmann juga memperlihatkan bahwa MLS kini semakin agresif dalam membangun citra sebagai destinasi pemain elite.
FC Cincinnati kini berada di persimpangan antara ambisi besar dan batasan realistis. Jika negosiasi berjalan lanjut, keberhasilan mendatangkan Neymar akan menjadi salah satu langkah paling mencolok dalam upaya MLS menaikkan reputasi globalnya.









