Timnas Futsal Indonesia menutup Piala AFF Futsal 2026 dengan status runner-up setelah kalah tipis 1-2 dari Thailand pada laga final di Nonthaburi Stadium. Hasil itu memang menggagalkan ambisi mempertahankan gelar, tetapi pencapaian tersebut tetap menonjol karena Indonesia tampil dengan sebagian besar pemain baru.
Skuad Garuda kali ini tidak diperkuat sejumlah nama utama. Evan Soumilena dan Muhammad Syaiful absen karena cedera, sementara Samuel Eko dan Israr Megantara tidak masuk daftar pemain yang dibawa ke turnamen tersebut.
Skuad baru memberi warna berbeda
Pelatih Hector Souto hanya membawa 14 pemain ke ajang ini. Dari jumlah itu, beberapa nama seperti Muhammad Sanjaya, Andarias Kareth, dan Imam Anshori menjalani turnamen besar pertama mereka.
Meski berstatus debutan, para pemain muda itu mampu menunjukkan adaptasi yang cepat. Mereka ikut menjaga level permainan Indonesia tetap kompetitif hingga partai puncak, meskipun akhirnya harus mengakui kualitas Thailand yang lebih efektif dalam duel final.
Kondisi ini membuat pencapaian Indonesia terasa penting dari sudut pandang pembangunan tim. Souto menilai kehadiran banyak wajah baru bukan sebagai pelemahan, melainkan kesempatan untuk memperluas kedalaman skuad.
Respons Hector Souto usai final
Usai laga, Souto menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan anak asuhnya. Dalam keterangan resmi Federasi Futsal Indonesia, ia mengatakan, “Saya minta maaf karena kami tidak bisa memenangkan final ini. Tentu saja, saya selalu berfokus untuk berusaha meraih kemenangan.”
Ia juga menekankan bahwa konteks turnamen ini harus dilihat secara lebih luas. Menurut Souto, Indonesia layak bangga karena tim mampu menampilkan pemain-pemain terbaik yang tersedia, meski beberapa pilar sedang cedera.
Souto menambahkan bahwa strategi yang dijalankan memang memberi menit bermain kepada banyak pemain. Ia menilai ke-14 pemain yang tampil menunjukkan performa yang sangat baik dan menegaskan bahwa Timnas Futsal Indonesia saat ini punya sekitar 30 pemain berkualitas.
Fakta penting dari final dan skuad Indonesia
- Indonesia kalah 1-2 dari Thailand di final Piala AFF Futsal 2026.
- Laga final digelar di Nonthaburi Stadium.
- Timnas Futsal Indonesia tampil dengan dominasi pemain baru.
- Evan Soumilena dan Muhammad Syaiful absen karena cedera.
- Muhammad Sanjaya, Andarias Kareth, dan Imam Anshori menjalani debut di turnamen besar.
Arah pembangunan tim ke depan
Souto juga menyinggung dua pemain penting yang tengah cedera, yaitu Syaifullah dan Evan. Ia melihat kombinasi pemain yang ada sekarang, plus talenta muda yang akan muncul dalam dua tahun ke depan, sebagai modal besar untuk membangun tim nasional yang lebih kuat.
Optimisme itu tidak hanya diarahkan ke level timnas. Souto berharap perkembangan skuad Garuda ikut mendorong kompetisi futsal domestik agar semakin sehat dan kompetitif, baik di liga utama maupun liga kedua.
Ia juga menekankan pentingnya jalur pembinaan pemain muda agar kualitas tim nasional terus terjaga. Dalam pandangannya, futsal perlu diperlakukan sebagai profesi yang serius sehingga pemain bisa berkembang dengan kondisi hidup yang layak dan masa depan karier yang lebih stabil.
Dengan runner-up di Piala AFF Futsal 2026, Indonesia membawa pulang pelajaran penting dari turnamen ini. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa regenerasi berjalan, dan skuad baru yang dibentuk Hector Souto sudah mampu bersaing di level tertinggi kawasan Asia Tenggara.







