Harga Tiket Indonesia Open Resmi Dirilis, Dari Rp40 Ribu hingga Kursi Final Termurah

Panitia pelaksana Polytron Indonesia Open 2026 resmi merilis harga tiket untuk turnamen bulu tangkis bergengsi yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 2-7 Juni 2026. Tiket termurah dibanderol Rp40.000 untuk babak pembukaan, sementara harga tertinggi mencapai Rp850.000 pada sesi final kategori normal.

Penjualan tiket akan dibuka untuk publik mulai 5 Mei 2026 dengan dua skema, yakni pre-sale dan harga normal. Ketua Panitia Pelaksana Achmad Budiharto mengatakan penetapan harga tahun ini dibuat agar turnamen Super 1000 itu tetap terjangkau bagi banyak penggemar bulu tangkis dari berbagai lapisan masyarakat.

Jadwal dan lokasi penyelenggaraan

Indonesia Open 2026 akan digelar selama enam hari penuh di Istora GBK, salah satu arena bulu tangkis paling ikonik di Indonesia. Ajang ini masuk kalender BWF World Tour Super 1000, sehingga memberi daya tarik tinggi karena hampir selalu menghadirkan pemain-pemain papan atas dunia.

Turnamen ini juga menjadi salah satu event paling dinanti di Asia karena atmosfer penonton Indonesia dikenal sangat kuat. Kehadiran penonton dalam jumlah besar sering membuat laga-laga Indonesia Open terasa lebih hidup dibanding turnamen lain di level yang sama.

Rincian harga tiket Indonesia Open 2026

Berikut rincian harga tiket yang diumumkan panitia untuk setiap fase pertandingan:

  1. Babak pembukaan, 2-3 Juni 2026
    Kategori 1: pre-sale Rp120.000, normal Rp150.000.
    Kategori 2: pre-sale Rp60.000, normal Rp75.000.
    Kategori 3: pre-sale Rp40.000, normal Rp50.000.

  2. Babak 16 besar, 4 Juni 2026
    Kategori 1: pre-sale Rp280.000, normal Rp350.000.
    Kategori 2: pre-sale Rp120.000, normal Rp150.000.
    Kategori 3: pre-sale Rp80.000, normal Rp100.000.

  3. Perempat final, 5 Juni 2026
    Kategori 1: pre-sale Rp400.000, normal Rp500.000.
    Kategori 2: pre-sale Rp200.000, normal Rp250.000.
    Kategori 3: pre-sale Rp120.000, normal Rp150.000.

  4. Semifinal, 6 Juni 2026
    Kategori 1: pre-sale Rp600.000, normal Rp750.000.
    Kategori 2: pre-sale Rp320.000, normal Rp400.000.
    Kategori 3: pre-sale Rp200.000, normal Rp250.000.

  5. Final, 7 Juni 2026
    Kategori 1: pre-sale Rp680.000, normal Rp850.000.
    Kategori 2: pre-sale Rp400.000, normal Rp500.000.
    Kategori 3: pre-sale Rp280.000, normal Rp350.000.

Harga termurah dan termurah untuk penggemar

Tiket paling murah tersedia di babak pembukaan kategori 3, yakni Rp40.000 pada skema pre-sale. Sementara itu, harga tertinggi ada di final kategori 1 pada harga normal sebesar Rp850.000.

Skema harga ini menunjukkan panitia mencoba menjaga keseimbangan antara akses publik dan nilai premium pada laga-laga puncak. Karena itu, penonton yang ingin menonton lebih hemat akan lebih diuntungkan jika membeli pada masa pre-sale lebih awal.

Alasan harga dibuat lebih ramah

Achmad Budiharto menegaskan bahwa panitia memperhitungkan daya beli masyarakat saat menyusun harga tiket. Ia menyampaikan harapan agar Indonesia Open 2026 tidak hanya dinikmati kalangan tertentu, tetapi bisa dihadiri lebih banyak pecinta bulu tangkis.

“Kami ingin tiket ini bersahabat dengan kantong. Harapannya, makin banyak pencinta bulu tangkis yang bisa datang langsung ke arena,” ujar Budiharto.

Pernyataan itu sejalan dengan upaya penyelenggara untuk menjaga animo publik tetap tinggi. Indonesia Open selama ini memang dikenal bukan hanya sebagai turnamen prestisius, tetapi juga sebagai ajang dengan basis penonton fanatik yang besar.

Apa yang perlu diperhatikan calon pembeli tiket

Bagi penonton yang ingin berburu tiket, ada dua pilihan skema pembelian yang ditawarkan panitia, yaitu pre-sale dan regular. Perbedaan harga di tiap fase cukup terasa, terutama pada babak-babak akhir ketika minat penonton biasanya meningkat tajam.

Dengan jadwal penjualan yang dimulai pada 5 Mei 2026, calon pembeli disarankan memantau kanal resmi penyelenggara agar tidak kehabisan tiket. Minat tinggi terhadap turnamen level Super 1000 biasanya membuat kategori populer cepat habis, terutama untuk sesi semifinal dan final.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button