
Wellington Phoenix menjaga peluang tampil di babak final A-League setelah menang 2-1 atas Western Sydney Wanderers di Stadion Apollo Projects, Christchurch. Hasil ini juga memastikan Western Sydney menutup musim di posisi terbawah klasemen, dengan satu pertandingan tersisa dan jarak lima poin dari Brisbane Roar.
Laga pekan ke-25 itu berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Wellington langsung menekan dan memaksa lawan bertahan rapat, lalu mengubah dominasi menjadi keunggulan melalui permainan bola udara yang efektif.
Tekanan awal Wellington langsung berbuah gol
Tim tuan rumah mencatat empat tendangan sudut dalam 10 menit pertama dan terus menjaga intensitas serangan. Ifeanyi Eze akhirnya membuka skor pada menit ke-15 lewat sundulan setelah menyambut umpan silang Tim Payne dan menaklukkan kiper Jordan Holmes.
Gol itu menjadi koleksi ke-10 Eze pada musim ini. Catatan tersebut menempatkan penyerang Nigeria itu di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak, hanya berada di bawah pemain Auckland, Sam Cosgrove.
Western Sydney sempat kesulitan keluar dari tekanan pada fase awal pertandingan. Namun tim tamu tetap menemukan jalan untuk merespons lewat situasi bola mati menjelang turun minum.
Western Sydney sempat menyamakan kedudukan
Brandon Borrello menyamakan skor pada menit ke-41 setelah menerima operan Angus Thurgate dalam skema bola mati. Gol itu memberi harapan bagi Western Sydney untuk membawa pertandingan ke arah yang lebih seimbang setelah mereka cukup lama berada di bawah tekanan.
Meski demikian, Wellington tetap tampil lebih terstruktur dalam menguasai area-area penting. Tim asuhan Chris Greenacre menjaga disiplin permainan dan tidak membiarkan lawan terlalu nyaman membangun serangan terbuka.
Sebelum laga, Greenacre sudah menegaskan bahwa mayoritas pemain siap tampil. Ia hanya kehilangan satu pemain penting di lini tengah, dan menyebut kondisi itu bukan masalah besar karena sang pemain tidak ikut perjalanan ke Christchurch.
Kazuki Nagasawa jadi penentu
Memasuki babak kedua, Wellington kembali menemukan celah melalui strategi yang sama. Pada menit ke-56, Kazuki Nagasawa mencetak gol kemenangan lewat sundulan setelah kembali memaksimalkan umpan lambung Tim Payne.
Pola serangan Wellington terlihat jelas sepanjang pertandingan. Tim ini terus mencari ruang di sisi lapangan dan memanfaatkan kualitas crossing Payne yang berulang kali merepotkan pertahanan Western Sydney.
Western Sydney berupaya mengejar ketertinggalan hingga akhir laga. Ryan Fraser beberapa kali menjadi sumber ancaman, tetapi Wellington mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang dibunyikan.
Dampak hasil bagi kedua tim
Kemenangan ini membuat Wellington Phoenix tetap hidup dalam persaingan menuju fase final, sekaligus mendapatkan suntikan kepercayaan diri menjelang pertandingan terakhir musim reguler. Kinerja tim di Christchurch juga menunjukkan efisiensi saat mereka mampu mengonversi peluang menjadi dua gol penting.
Bagi Western Sydney Wanderers, hasil ini memperpanjang periode sulit setelah sebelumnya juga kalah dalam derby melawan Sydney FC. Tim asuhan Alen Stajcic harus menerima kenyataan mengakhiri musim di dasar klasemen, meski sempat punya momen berbahaya melalui percobaan Brandon Borrello yang membentur tiang pada laga sebelumnya.
Wellington selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Macarthur di Stadion Campbelltown Sports pada Jumat malam. Western Sydney akan menutup musim 2025/2026 dengan menjamu Melbourne Victory di Stadion CommBank pada Sabtu depan, dalam laga yang sudah tidak mengubah posisi mereka di papan bawah klasemen.









