Real Sociedad Taklukkan Atletico Madrid Lewat Adu Penalti, Trofi Copa Del Rey Keempat Lahirlah Dalam Drama 14 Detik

Real Sociedad meraih gelar Copa del Rey usai mengalahkan Atletico Madrid lewat adu penalti dengan skor 4-3. Laga final yang berlangsung di Stadion de La Cartuja, Sevilla, itu berakhir imbang 2-2 setelah melewati 90 menit waktu normal dan dua babak tambahan.

Kemenangan ini menambah koleksi trofi Real Sociedad menjadi empat sepanjang sejarah klub asal San Sebastian tersebut. Sebelumnya, La Real pernah menjuarai Copa del Rey pada 1909, 1987, dan 2020, sehingga keberhasilan atas Atletico Madrid kembali menegaskan posisi mereka di kompetisi piala domestik Spanyol.

Start cepat Real Sociedad

Real Sociedad memulai laga dengan sangat agresif dan langsung mengejutkan pertahanan Atletico Madrid. Ander Barrenetxea membuka skor hanya beberapa detik setelah pertandingan dimulai dan memberi suntikan energi besar bagi timnya.

Gol cepat itu juga mencatatkan sejarah baru di final Copa del Rey. Berdasarkan data Opta, Barrenetxea menjadi pencetak gol tercepat dalam sejarah partai puncak turnamen tersebut dengan waktu 14 detik, melewati rekor Manuel Badenes yang bertahan sejak 1952 dengan 17 detik.

Atletico Madrid tidak tinggal diam setelah tertinggal lebih awal. Tim asuhan Diego Simeone meningkatkan tekanan dan berusaha menguasai jalannya pertandingan hingga akhirnya memaksa duel berjalan ketat sampai memasuki extra time.

Drama hingga adu penalti

Pertarungan kedua tim terus berlangsung seimbang setelah skor kembali imbang. Real Sociedad dan Atletico saling menjaga peluang, tetapi tidak ada gol tambahan yang mampu memutus kebuntuan hingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.

Di babak tos-tosan, ketenangan para eksekutor Real Sociedad menjadi faktor pembeda. Para pemain La Real mampu menjalankan tugas dengan lebih baik, sementara Atletico Madrid gagal menjaga akurasi pada momen penentuan tersebut.

Skor akhir 4-3 memastikan Real Sociedad keluar sebagai juara. Euforia pun langsung menyelimuti kubu tim asal Basque itu karena gelar ini datang setelah perjuangan panjang di final yang berlangsung ketat sejak menit awal.

Rekor baru di partai puncak

Final ini juga melahirkan sejumlah catatan penting bagi para pemain Real Sociedad. Mikel Oyarzabal kembali menunjukkan perannya di laga besar dengan mencetak gol di final Copa del Rey untuk kedua kalinya bersama klub tersebut.

Opta mencatat Oyarzabal menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di dua final berbeda untuk Real Sociedad, setelah sebelumnya juga melakukannya pada 2020. Menariknya, kedua gol tersebut lahir dari eksekusi penalti yang sukses.

Nama Ademola Lookman juga tercatat dalam sejarah laga ini. Pemain asal Nigeria itu menjadi pesepak bola Nigeria pertama yang mencetak gol di final Copa del Rey sejak Finidi George melakukannya bersama Real Betis saat menghadapi Barcelona pada 1997.

Selain rekor individu, Real Sociedad juga menyamai pencapaian Real Betis sebagai tim yang dua kali menjuarai Copa del Rey lewat adu penalti. Yang membuat pencapaian ini semakin unik, dua kemenangan Real Sociedad melalui tos-tosan itu sama-sama diraih saat menghadapi Atletico Madrid, yakni pada 1987 dan 2026.

Gelar keempat ini menegaskan bahwa Real Sociedad masih mampu bersaing di panggung besar meski menghadapi lawan dengan tradisi kuat seperti Atletico Madrid. Final di Sevilla pun meninggalkan jejak sejarah yang bukan hanya penting bagi klub, tetapi juga bagi sejumlah pemain yang mencatatkan rekor baru di ajang Copa del Rey.

Berita Terkait

Back to top button