Arsenal Terancam, Manchester City Siap Menyalip Di Perebutan Gelar Liga Inggris

Persaingan juara Liga Inggris 2025-2026 memasuki fase paling menentukan setelah pekan ke-33 selesai digelar. Arsenal memang masih memimpin dengan 67 poin, tetapi Manchester City hanya tertinggal 3 angka dan masih menyimpan satu laga tunda yang bisa mengubah peta klasemen.

Kekalahan Arsenal 1-2 dari Manchester City pada laga terakhir membuat jarak kedua tim kembali menipis. Situasi ini membuat peluang gelar terbuka lebar untuk dua kandidat terkuat, terutama karena selisih gol mereka juga sangat dekat.

Klasemen sementara bisa berubah cepat

Arsenal sudah memainkan 33 pertandingan, sedangkan Manchester City baru menjalani 32 laga. Artinya, The Citizens punya kesempatan untuk menyamai poin Arsenal jika mampu menang atas Burnley dalam laga tunda pada Kamis (23/4/2026) dini hari.

Jika itu terjadi, urusan puncak klasemen akan bergantung pada produktivitas gol. Arsenal saat ini mencatat selisih gol +37 dari 63 gol dan 26 kebobolan, sementara Manchester City berada di angka +36 dari 65 gol dan 29 kebobolan.

Dengan kondisi tersebut, kemenangan tipis Manchester City 1-0 atas Burnley saja sudah cukup untuk menggeser Arsenal dari posisi teratas. Meski begitu, Arsenal masih bisa merespons pada akhir pekan jika mengalahkan Newcastle United di kandang.

Jadwal krusial yang bisa menentukan arah gelar

Pertemuan Arsenal dengan Newcastle United dan partai tunda Manchester City melawan Burnley menjadi dua laga yang paling disorot. Kedua pertandingan itu dapat mengubah posisi klasemen dalam hitungan hari dan memberi tekanan besar kepada tim yang gagal meraih poin penuh.

Berikut rentetan laga penting yang tersisa bagi kedua tim:

  1. Arsenal vs Newcastle United
  2. Burnley vs Manchester City
  3. Arsenal vs Fulham
  4. Manchester City vs Southampton
  5. West Ham vs Arsenal
  6. Everton vs Manchester City
  7. Arsenal vs Burnley
  8. Manchester City vs Brentford
  9. Crystal Palace vs Arsenal
  10. Bournemouth vs Manchester City
  11. Manchester City vs Crystal Palace
  12. Manchester City vs Aston Villa

Lawan berat menanti kedua kandidat juara

Meski sama-sama punya peluang besar, sisa jadwal tidak bisa disebut mudah. Arsenal akan menghadapi Newcastle United, Fulham, West Ham, Burnley, dan Crystal Palace, dengan tiga laga tandang yang berpotensi menyulitkan.

Di atas kertas, beberapa lawan Arsenal memang berada di papan tengah ke bawah. Namun performa The Gunners juga belum stabil, termasuk dua kekalahan beruntun di Liga Inggris yang menunjukkan tekanan besar masih membayangi skuad Mikel Arteta.

Manchester City juga tidak mendapat jalan mulus. Burnley, Everton, Brentford, Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa menunggu Bernardo Silva dan kawan-kawan, dengan sebagian lawan masih punya target besar untuk finis di zona kompetisi Eropa.

Everton, Brentford, Bournemouth, dan Aston Villa disebut berpotensi menjadi penghalang serius. Keempat tim itu juga masih bersaing ketat untuk posisi tujuh besar, sehingga motivasi mereka diperkirakan tinggi saat melawan Manchester City.

Faktor kompetisi lain ikut memengaruhi

Persaingan gelar Liga Inggris makin rumit karena Arsenal dan Manchester City masih aktif di kompetisi lain. Arsenal harus membagi fokus dengan Liga Champions, sedangkan Manchester City masih berlaga di Piala FA.

Arsenal akan menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions dalam dua leg, dengan laga pertama pada Kamis (30/4/2026) dan leg kedua di kandang pada 6 Mei. Kondisi ini membuat Arsenal sulit melakukan rotasi besar, karena lawannya bukan tim yang mudah ditaklukkan.

Manchester City terlihat berada dalam situasi yang sedikit lebih ringan. Di semifinal Piala FA, mereka akan menghadapi Southampton dari Championship, dan Pep Guardiola diperkirakan bisa mengatur tenaga pemain dengan lebih fleksibel untuk menjaga laju di Premier League.

Namun Southampton tetap patut diperhitungkan karena mampu menyingkirkan Arsenal dengan skor 2-1 di babak sebelumnya. Meski begitu, komposisi pemain dan kedalaman skuad Manchester City membuat mereka tetap dipandang punya peluang besar untuk terus bersaing di dua ajang sekaligus.

Tekanan terbesar ada di detail kecil

Dengan selisih poin dan gol yang amat tipis, setiap gol dan setiap hasil imbang bisa berdampak langsung pada perebutan gelar. Arsenal harus menjaga konsistensi di Liga Inggris sambil tetap bersaing di Eropa, sedangkan Manchester City perlu memanfaatkan satu laga cadangan dan jadwal yang relatif lebih terkendali.

Situasi ini membuat persaingan juara Liga Inggris bergantung pada ketahanan mental, efisiensi di depan gawang, serta kemampuan mengelola energi di tengah padatnya jadwal. Burnley, Newcastle United, dan laga-laga berikutnya akan sangat menentukan apakah Arsenal mampu bertahan di puncak atau Manchester City kembali mengambil alih posisi teratas.

Source: bola.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button