PSG Mengintai Jayden Oosterwolde, Ortu Rutin Memintanya Bela Timnas Indonesia

Author: Qoo Media

Jayden Oosterwolde kembali menjadi perhatian setelah namanya dikaitkan dengan Paris Saint-Germain. Di saat rumor itu menguat, cerita tentang permintaan orang tuanya agar ia membela Timnas Indonesia ikut mencuat dan kembali memantik diskusi publik.

Bek milik Fenerbahce itu justru masih kukuh mengejar impian berseragam Timnas Belanda. Sikap tersebut membuat peluang Indonesia belum terbuka, meski dorongan dari keluarga terus datang secara rutin.

Dorongan keluarga yang datang setiap bulan

Oosterwolde mengakui keluarganya tidak pernah berhenti menanyakan pilihan karier internasionalnya. Sang ibu, yang berasal dari Indonesia, disebut rutin mendorongnya agar mempertimbangkan Timnas Garuda.

Ia juga memiliki darah Suriname dari pihak ayah. Dalam wawancara dengan A Spor, Oosterwolde menjelaskan bahwa pertanyaan soal Indonesia atau Suriname datang hampir setiap bulan dari orang tuanya.

“Jadi, mereka menghubungi saya setiap bulan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk Timnas Belanda,” ucap Oosterwolde.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa keputusan sang pemain belum berubah. Ia tetap menempatkan Timnas Belanda sebagai tujuan utama dalam karier internasionalnya.

Ambisi menembus skuad Oranje

Keinginan Oosterwolde bermain untuk Belanda bukan sekadar harapan sesaat. Pemain berusia 24 tahun itu menilai dirinya masih punya peluang untuk masuk ke level tertinggi bersama Oranje.

“Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi Timnas Belanda,” kata Oosterwolde. Ia juga menegaskan bahwa ambisi itu menjadi target yang ingin terus diperjuangkan.

Latar belakang keluarga memang memberi ruang bagi Indonesia untuk berharap. Namun, hingga kini Oosterwolde masih memilih menunggu kesempatan dari tim nasional Belanda.

Nama masuk radar PSG

Di tengah perdebatan soal masa depannya di level internasional, karier klub Oosterwolde justru sedang menanjak. Transfermarkt mencatat adanya ketertarikan serius dari PSG terhadap bek yang bisa bermain sebagai bek kiri dan bek tengah itu.

Nilai pasarnya disebut mencapai Rp312 miliar. Angka tersebut membuat posisinya semakin menonjol di bursa transfer, apalagi PSG dikenal punya kekuatan finansial besar.

Meski begitu, Fenerbahce masih memegang kontrak Oosterwolde hingga 30 Juni 2028. Situasi itu membuat negosiasi tidak akan sederhana jika PSG benar-benar ingin memboyongnya ke Ligue 1.

Riwayat karier dan peluang ke timnas senior Belanda

Oosterwolde lahir dari jalur pembinaan FC Twente sebelum menembus tim utama. Setelah itu, ia sempat bermain untuk Parma Calcio 1913 dan mencatat 24 penampilan.

Ia kemudian bergabung dengan Fenerbahce pada 2023 dan sudah membukukan 89 laga resmi bersama klub Turki itu. Dari periode tersebut, ia juga menyumbang tiga gol dan memperkuat reputasinya sebagai bek serbabisa.

Secara regulasi FIFA, peluang Indonesia masih ada karena Oosterwolde belum pernah tampil untuk tim senior Belanda di ajang resmi. Karena itu, pintu bagi Garuda belum tertutup, meski sampai sekarang sang pemain tetap fokus mengejar panggilan dari Ronald Koeman.

Source: www.suara.com
Terbaru