Tim Uber Indonesia memastikan langkah ke perempat final setelah menundukkan Australia dengan skor telak 5-0 pada laga kedua Grup C di Forum Horsens, Denmark, Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini menegaskan dominasi skuad putri Indonesia yang tampil rapi di semua sektor dan menjaga peluang besar untuk bersaing dalam perebutan gelar.
Kemenangan atas Australia juga menjadi respons penting setelah Indonesia hanya menang tipis 3-2 atas Kanada pada laga pembuka. Dengan tambahan dua poin dari hasil ini, Indonesia mengunci tiket fase gugur dan membawa modal yang jauh lebih meyakinkan menuju laga penentuan posisi juara grup melawan Taiwan pada Selasa (28/4/2026).
Putri Kusuma Wardani buka jalan kemenangan
Putri Kusuma Wardani tampil sebagai pembuka yang langsung memberi tekanan pada lawan. Tunggal putri peringkat enam dunia itu menang atas Tiffany Ho dengan skor 21-5 dan 21-10 lewat permainan yang agresif dan minim kesalahan.
Hasil tersebut memberi rasa aman bagi tim Indonesia sejak partai pertama. Keunggulan cepat itu juga membuat pertandingan berikutnya berjalan dengan beban lebih ringan bagi wakil Merah Putih.
Thalita dan Ester jaga momentum
Thalita Ramadhani Wiryawan melanjutkan start bagus Indonesia saat menghadapi Faye Huo. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-11 dan 21-14, sekaligus menjaga jarak Indonesia di papan skor tetap nyaman.
Pada partai ketiga, Ester Nurumi Tri Wardoyo memastikan Indonesia tak mungkin terkejar lagi. Ester tampil efektif dengan kombinasi tempo cepat dan penempatan bola menyilang untuk menaklukkan Jesslyn Carrisia 21-14 dan 21-5.
Kemenangan tiga nomor tunggal itu menunjukkan kedalaman tim Indonesia di sektor putri. Setiap wakil yang diturunkan mampu menjawab ekspektasi dan menyelesaikan tugas dengan hasil meyakinkan.
Ganda putri ikut sumbang poin penuh
Pasangan Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti menambah keunggulan Indonesia di partai keempat. Meski sempat kehilangan gim pertama dari Gronya Somerville dan Angela Yu dengan skor 19-21, keduanya bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 21-8 dan 21-11.
Kebangkitan itu menunjukkan ketenangan pasangan Indonesia saat menghadapi situasi tertinggal. Sebagai juara All England 2024, mereka mampu memperlihatkan kualitas dan konsistensi saat pertandingan mulai memanas.
Partai terakhir juga berakhir manis untuk Indonesia lewat duet baru Febiana Dwipuji Kusuma dan Rachel Allessya Rose. Mereka menutup laga dengan kemenangan 21-7 dan 21-12 atas Jesslyn Carrisia dan Victoria Tjonadi, sekaligus memastikan sapu bersih 5-0.
Modal besar menuju laga penentu grup
Hasil sempurna atas Australia menjadi sinyal positif bagi tim Uber Indonesia yang sedang membangun ritme permainan di ajang beregu ini. Kemenangan menyeluruh di lima partai memberi gambaran bahwa tim memiliki kedalaman skuad yang terjaga.
Dengan tiket perempat final yang sudah digenggam, fokus Indonesia kini tertuju pada laga melawan Taiwan. Pertandingan itu tetap penting karena akan menentukan status juara grup, yang bisa memengaruhi jalur Indonesia di fase berikutnya.







