Borneo FC mengambil alih puncak klasemen sementara Super League setelah menundukkan Persik Kediri pada pekan ke-30 di Kediri, Rabu (29/4/2026). Kemenangan tipis itu langsung mengubah peta persaingan gelar karena tim berjuluk Pesut Etam kini memimpin dengan 69 poin.
Gol tunggal Koldo Obieta pada menit ke-55 menjadi pembeda dalam laga tersebut. Hasil itu juga memberi tekanan besar kepada Persib Bandung yang sebelumnya berada di posisi teratas dan masih punya peluang untuk merebut kembali puncak klasemen.
Persaingan papan atas makin ketat
Dengan tambahan tiga poin dari markas Persik, Borneo FC mencatat 22 kemenangan dari 30 pertandingan. Mereka juga membukukan 3 hasil imbang dan 5 kekalahan, dengan produktivitas gol 62-28 yang menunjukkan kestabilan performa sepanjang musim.
Persib kini turun ke posisi kedua dengan 66 poin dari 29 laga. Situasi itu membuat selisih antara dua kandidat teratas hanya terpaut tiga poin, sehingga setiap laga sisa akan sangat menentukan arah persaingan juara.
Meski begitu, Persib masih menyimpan satu pertandingan yang belum dimainkan. Mereka memiliki kesempatan untuk kembali menyalip Borneo FC jika mampu mengalahkan Bhayangkara FC pada laga yang dijadwalkan Kamis (30/4) pukul 19.00 WIB.
Keuntungan ada di Persib, tetapi tidak penuh
Secara klasemen, Persib memang masih punya peluang besar karena jumlah pertandingan mereka belum sama dengan Borneo FC. Namun, jika nantinya kedua tim mengakhiri musim dengan poin yang identik, Persib tetap berada di atas karena unggul head-to-head.
Dalam dua pertemuan musim ini, Persib mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang saat menghadapi Borneo FC. Fakta itu menjadi modal penting bagi Maung Bandung, meski mereka tetap harus menjaga konsistensi agar tidak kehilangan momentum dalam perebutan gelar.
Di sisi lain, kemenangan Borneo atas Persik menunjukkan bahwa tim asuhan Fabio Lefundes masih sangat kompetitif di fase akhir musim. Mereka tidak hanya mengamankan poin penting, tetapi juga menjaga tekanan agar Persib tidak leluasa mengambil alih kendali klasemen.
Persija masih menjaga asa
Persaingan belum hanya mengerucut pada dua tim teratas karena Persija Jakarta masih berada di peringkat ketiga. Tim ibu kota mengoleksi 62 poin dari 30 laga dan tetap menjadi bagian dari perburuan gelar, meski jaraknya mulai melebar dari dua pesaing di atasnya.
Secara matematis, hanya Borneo FC, Persib, dan Persija yang masih memiliki kesempatan menjadi juara sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi level Asia musim depan. Kondisi ini membuat sisa laga di papan atas tetap bernilai tinggi, bukan hanya untuk perebutan trofi, tetapi juga untuk target tampil di level kontinental.
Klasemen sementara setelah pekan ke-30 memperlihatkan Borneo FC berada di puncak, Persib membuntuti, dan Persija mengintai dari posisi ketiga. Dengan selisih poin yang masih bisa berubah dan beberapa laga penentu masih menunggu, persaingan tiga besar dipastikan tetap menjadi sorotan utama hingga akhir musim.
