Persib Menangi Perburuan Mariano Peralta Tanpa Tawaran Terbesar, Ini Daya Tariknya

Author: Qoo Media

Persib Bandung disebut tidak perlu mengandalkan tawaran finansial terbesar untuk memenangi persaingan mendapatkan Mariano Peralta. Pelatih Igor Tolic menilai proyek klub, peluang meraih gelar, dan kesempatan tampil di kompetisi Asia menjadi alasan kuat yang menarik sang pemain.

Keberhasilan ini menjadi sorotan karena Peralta sebelumnya sempat ramai dikabarkan akan bergabung dengan Persija Jakarta. Namun, pemain asal Argentina yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League musim lalu itu akhirnya memilih menerima pinangan Maung Bandung.

Proyek Persib Jadi Nilai Utama

Igor menilai Persib telah berada pada posisi yang membuat pemain tetap ingin datang meski nilai uang yang ditawarkan tidak selalu sama dengan klub lain. Menurutnya, pemain ingin menjadi bagian dari tim yang memiliki arah jelas dan target prestasi besar.

“Jadi klub berada di level di mana meskipun uangnya tidak sama, pemain tersebut tetap ingin datang, karena mereka ingin menjadi bagian dari sesuatu yang sukses,” kata Igor dalam pernyataannya yang dikutip sport.detik.com. Ia menyebut daya tarik itu mencakup kesempatan menjadi bagian dari Persib, memenangi gelar, bermain di Asia, serta mengikuti sesi latihan yang baik.

Bagi Igor, faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri dalam proses meyakinkan pemain. Nama besar klub dan visi yang dibangun manajemen menjadi landasan bagi Persib untuk bersaing dalam perekrutan pemain.

Peralta pun bukan satu-satunya nama yang dijadikan contoh oleh Igor. Ia menilai keberhasilan mendatangkan pemain lain menunjukkan bahwa Persib memiliki pendekatan transfer yang berangkat dari visi bersama.

Deretan Transfer yang Disorot Igor

Selain Peralta, Igor turut menyebut Balsa Sekulic sebagai striker top Montenegro. Ia juga memasukkan Luka Menalo, Gabriel Mutombo, serta para pemain lain dalam deretan rekrutan yang dinilainya penting bagi tim.

“Kami bisa melakukan ini dan melakukan transfer luar biasa seperti ini, tidak hanya Peralta, tapi juga transfer Balsa (Sekulic), yang merupakan striker top Montenegro, (Luka) Menalo yang juga merupakan pemain besar, (Gabriel) Mutombo, yang merupakan bagian besar dan semua pemain lainnya karena didasarkan pada visi yang sama,” ujar Igor.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Persib tidak melihat transfer hanya sebagai persaingan angka. Klub ingin menawarkan lingkungan yang membuat pemain tertarik bergabung dalam proyek yang mengejar hasil di lapangan.

Keinginan memenangi gelar dan tampil di kompetisi Asia menjadi bagian dari nilai yang ditawarkan Persib kepada calon pemain. Igor juga menempatkan kualitas program latihan sebagai unsur yang ikut memengaruhi keputusan pemain.

Peran Glenn Sugita dan Stanley Bernard

Igor memberi apresiasi kepada Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, serta Sporting Director PT PBB, Stanley Bernard. Menurutnya, keberhasilan transfer Peralta tidak lepas dari kerja pihak-pihak yang bergerak di belakang layar.

Stanley Bernard dan tim negosiasi disebut bekerja keras untuk menuntaskan proses perekrutan tersebut. Kemampuan negosiasi itu dinilai membantu Persib mengamankan tanda tangan Peralta tanpa bergantung pada kekuatan finansial semata.

“Stanley dan pihak yang bernegosiasi punya kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang luar biasa, jadi ada apresiasi yang harus diberikan pada orang-orang ini,” tutur Igor. Ia menilai kerja tersebut membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah bagi tim di lapangan.

Proses transfer Peralta sendiri berlangsung dinamis di tengah adanya persaingan dari klub lain. Igor mengungkapkan Stanley bahkan bekerja tanpa mengenal waktu selama hampir satu bulan demi menyelesaikan negosiasi.

“Soal transfer Peralta, Stanley bekerja tanpa tidur selama satu bulan,” ucap Igor. Ia menegaskan proses itu tidak mudah, tetapi Persib akhirnya berhasil menuntaskan perekrutan pemain Argentina tersebut.

Source: sport.detik.com
Terbaru