Tigre Putus 12 Laga Nirmenang, América de Cali Tumbang 2-0 Di Victoria

Tigre akhirnya mengakhiri rentetan hasil buruk saat menjamu América de Cali di Estadio Coliseo de Victoria. Klub asal Argentina itu menang 2-0 pada laga pekan ketiga Grup A Copa Sudamericana dan langsung memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Hasil ini juga memutus catatan 12 pertandingan tanpa kemenangan yang sebelumnya membebani skuat asuhan Diego Dabove. Di hadapan pendukung sendiri, Tigre tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik, sementara América de Cali gagal menjaga momentum untuk mempertahankan posisi puncak grup.

Tigre langsung menekan sejak awal

Tigre tidak menunggu lama untuk membuka keunggulan. Gol pertama hadir lewat bek sayap Martín Garay pada menit ke-14 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang América de Cali dalam situasi lemparan ke dalam di area pertahanan.

Gol tersebut mengubah tempo pertandingan dan memberi kepercayaan diri bagi tuan rumah. Setelah unggul, Tigre bermain lebih tenang dan mulai mengontrol alur serangan dari sisi sayap maupun bola mati.

Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-28 melalui Ignacio Russo. Ia mencetak gol jarak dekat setelah bola pantulan dari skema sepak pojok gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Jean Fernandes.

América de Cali mencoba membalas

América de Cali sempat memberi ancaman sejak menit awal melalui Yeison Guzmán. Sundulan tanpa kawalan pada menit ke-3 itu belum menghasilkan gol, tetapi cukup menunjukkan bahwa tim tamu tetap punya niat menyerang.

Tekanan América berlanjut lewat Jhon Murillo pada menit ke-20 dan Jan Lucumí pada menit ke-70. Namun, sejumlah upaya itu tidak mampu menembus rapatnya pertahanan Tigre dan ketangguhan kiper Felipe Zenobio.

Zenobio menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan ini. Ia tampil sigap saat menghadapi ancaman dari lini depan América de Cali dan menjaga gawang Tigre tetap steril hingga laga usai.

Dampak besar untuk persaingan Grup A

Kemenangan ini membawa arti penting bagi Tigre, bukan hanya karena menambah tiga poin. Hasil tersebut juga membantu mereka keluar dari tekanan setelah periode panjang tanpa kemenangan yang sempat mengganggu performa tim.

Bagi América de Cali, kekalahan ini terasa menyakitkan karena mereka datang dengan ambisi mempertahankan posisi teratas di Grup A. Tim berjuluk Los Diablos Rojos itu kini harus menghadapi persaingan yang semakin ketat setelah gagal membawa pulang poin dari Argentina.

Menurut laporan Win Sports, hasil di Victoria membuat Tigre berhasil mengamankan poin penuh di kandang sendiri. Di sisi lain, América de Cali yang dilatih David González harus mengevaluasi efektivitas serangan mereka agar tetap kompetitif di fase grup.

Tigre menutup laga dengan permainan yang lebih terorganisasi dan efisien di momen-momen krusial. Dua gol di babak pertama sudah cukup untuk memastikan kemenangan atas América de Cali dan memberi dorongan besar bagi perjalanan mereka di Copa Sudamericana.

Terkait