Aprilia Menggila Di Awal MotoGP 2026, Marc Marquez Tenggelam Dalam Krisis

Aprilia memulai MotoGP 2026 dengan langkah yang sangat keras. Dalam empat balapan pembuka, pabrikan asal Italia itu langsung menguasai hasil saat Marc Marquez belum tampil pada level terbaiknya.

Dalam periode awal musim ini, Aprilia mencatat tiga kemenangan dari empat balapan utama. Tiga kemenangan itu datang dari MotoGP Thailand, MotoGP Amerika Serikat, dan MotoGP Brasil, sehingga mereka tampil sebagai tim paling efektif di fase pembuka.

Bezzecchi Jadi Pusat Dominasi

Marco Bezzecchi muncul sebagai nama paling menonjol di kubu Aprilia. Ia memenangi seluruh balapan utama di Thailand, Amerika Serikat, dan Brasil secara beruntun, lalu mengokohkan posisinya di puncak klasemen sementara.

Dari empat seri yang sudah berlangsung, Bezzecchi mengumpulkan 101 poin. Catatan itu membuatnya memimpin persaingan awal MotoGP 2026 dan menjadi pebalap dengan koleksi kemenangan terbanyak sejauh ini.

Konsistensi Aprilia Terlihat di Spanyol

Kekuatan Aprilia tidak hanya terlihat dari kemenangan Bezzecchi. Pada MotoGP Spanyol, tim ini menempatkan empat pebalapnya sekaligus di jajaran enam besar, meski podium utama lepas dari genggaman mereka.

Bezzecchi finis kedua di Spanyol, sementara Jorge Martin menutup lomba di posisi keempat. Ai Ogura berada di urutan kelima, dan Raul Fernandez melengkapi enam besar di posisi keenam.

Hasil itu menunjukkan sebaran poin Aprilia datang dari lebih dari satu pebalap. Situasi tersebut memberi mereka keuntungan besar dalam klasemen tim dan menegaskan kedalaman komposisi yang dimiliki pabrikan itu.

Rivola Soroti Kondisi Rival

CEO Aprilia, Massimo Rivola, menilai awal kuat timnya tidak lepas dari dua hal. Aprilia bekerja sangat baik sepanjang musim dingin, sementara Marc Marquez belum berada dalam kondisi terbaiknya.

“Kami juga diuntungkan oleh fakta bahwa Marc Marquez jelas belum berada dalam performa terbaiknya; kami tentu saja telah melakukan pekerjaan yang luar biasa musim dingin ini,” ujar Rivola.

Rivola juga menyoroti kontribusi seluruh elemen tim, termasuk Trackhouse yang disebut menunjukkan progres sangat baik. Ia menilai Aprilia kini punya kombinasi pebalap yang sangat kompetitif di lintasan.

“Kami memiliki dua pebalap yang sangat kuat, dan saya harus katakan bahwa Trackhouse menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” tutur Rivola.

Start Kuat Jadi Pembeda

Selain kecepatan balap, Aprilia juga mendapat dorongan dari posisi start yang bagus. Rivola menyebut Bezzecchi sering mendapat keuntungan karena memulai lomba dari posisi yang lebih depan dibanding para rivalnya.

Start yang lebih baik membuat Bezzecchi bisa mengontrol ritme balapan sejak awal. Dalam beberapa seri pembuka, modal itu membantu dia menjaga keunggulan hingga finis dan mengamankan hasil maksimal untuk Aprilia.

Dominasi awal ini membuat Aprilia menjadi tim yang paling diperhatikan pada fase pembuka MotoGP 2026. Dengan Bezzecchi memimpin klasemen dan beberapa pebalap lain ikut menyumbang hasil kuat, mereka tampil sebagai ancaman serius bagi para rival pada putaran berikutnya.

Terkait