Persatuan Selancar Ombak Indonesia atau PSOI menyambut positif dukungan pemerintah terhadap skema anggaran multiyears untuk program pemusatan latihan nasional. Kebijakan ini dinilai penting karena memberi kepastian bagi pembinaan atlet yang membutuhkan proses panjang, terukur, dan konsisten.
Ketua Umum PSOI, Pandu Sjahrir, menyebut langkah tersebut sebagai bentuk perhatian besar terhadap olahraga prestasi di Indonesia. Ia menilai pembinaan yang berkesinambungan akan membantu atlet mencapai performa terbaik di level internasional.
Dukungan yang Dinilai Strategis
Pandu mengatakan skema anggaran jangka panjang memberi ruang bagi program latihan berjalan tanpa terputus. Menurut dia, hal itu menjadi investasi penting untuk melahirkan atlet masa depan yang lebih siap bersaing.
“PSOI sangat mengapresiasi langkah ini. Ini sangat penting bagi atlet karena pembinaan bisa dilakukan secara berkesinambungan hingga mereka mencapai prestasi terbaik,” ujar Pandu.
Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan tidak cukup bertumpu pada anggaran saja. Fasilitas latihan dan tenaga pelatih juga harus memadai agar proses pengembangan atlet berlangsung optimal.
Selancar Ombak Butuh Proses Panjang
Pandu menegaskan cabang selancar ombak memiliki karakter pembinaan yang berbeda karena membutuhkan tahapan pengembangan kemampuan yang bertahap. Karena itu, kepastian program menjadi hal yang sangat dibutuhkan agar peningkatan prestasi bisa berjalan stabil.
Menurut dia, dukungan jangka panjang akan membantu atlet berlatih secara konsisten dan menghadapi kompetisi internasional dengan kesiapan lebih baik. PSOI melihat pendekatan seperti ini lebih sesuai untuk membangun daya saing dalam jangka panjang.
Modal dari Olimpiade hingga Target Berikutnya
PSOI juga menyoroti capaian sebelumnya yang berhasil mengirimkan atlet ke dua Olimpiade berturut-turut, yakni Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024. Capaian itu menjadi dasar keyakinan bahwa pembinaan yang berkelanjutan bisa terus menghasilkan prestasi di level dunia.
Ke depan, PSOI menempatkan Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028 sebagai agenda utama. Fokus itu diarahkan pada pemburu medali, dengan syarat atlet mendapat lebih banyak kesempatan tampil di kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan.
“Fokus kami adalah Asian Games dan kemudian Olimpiade 2028. Targetnya tentu meraih medali,” kata Pandu.
Kepastian Program untuk Daya Saing Internasional
PSOI menilai skema multiyears akan membuat program latihan lebih terukur dan tidak terganggu oleh perubahan jangka pendek. Dengan begitu, pembinaan atlet bisa dijalankan secara lebih stabil dalam menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat.
Bagi PSOI, dukungan pemerintah bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga soal arah pembinaan yang lebih jelas. Dengan kepastian program, selancar ombak Indonesia diharapkan bisa menjaga tren peningkatan prestasi dan memperkuat peluang meraih hasil terbaik di ajang-ajang besar berikutnya.
Source: www.viva.co.id






