Marc Marquez Diragukan Tampil di Mugello, Leo/Daniel Lolos ke Final Thailand Open Dengan Tenang

Dua berita olahraga paling menyita perhatian publik datang dari lintasan dan lapangan yang berbeda, namun sama-sama memunculkan cerita besar. Dari kabar cedera Marc Marquez yang membuat Ducati waswas jelang MotoGP Mugello, hingga keberhasilan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menembus final Thailand Open 2026, kedua isu ini langsung menjadi sorotan pembaca.

Marc Marquez masih berada dalam tahap pemulihan setelah kecelakaan keras di sprint race MotoGP Prancis di Le Mans. Kondisinya belum benar-benar pulih, sehingga peluang tampil di MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello masih diragukan meski operasi yang dijalani disebut berjalan sukses.

Marc Marquez belum pasti kembali balapan

Kekhawatiran di kubu Ducati Lenovo Team makin besar karena absennya Marquez sebelumnya sudah terasa di MotoGP Catalunya 2026. Saat itu, Francesco Bagnaia harus menjadi satu-satunya andalan tim pabrikan asal Italia tersebut.

Cedera Marquez bermula dari insiden di Le Mans ketika kaki kanannya menghantam aspal cukup keras sebelum ia terlempar dari motor Ducati Desmosedici. Pemeriksaan medis kemudian menemukan retak pada tulang metatarsal kelima kaki kanan, dan Marquez juga menjalani operasi tambahan pada bahu kanannya.

Ducati menyebut operasi itu dilakukan untuk mengatasi tekanan pada saraf radial di lengan kanan Marquez. Kondisi tersebut bahkan membuat juara dunia MotoGP tujuh kali itu disebut membalap “dengan satu setengah tangan” sepanjang musim ini.

Leo/Daniel kembali ke final BWF World Tour

Di sisi lain, kabar gembira datang dari Thailand Open 2026 setelah Leo/Daniel memastikan tiket final usai menundukkan wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Pasangan ganda putra Indonesia itu menang dua gim langsung 21-15, 21-18 dalam laga berdurasi 44 menit di Nimibutr Stadium, Bangkok.

Hasil tersebut terasa penting karena menjadi final BWF World Tour pertama bagi Leo/Daniel sejak kembali dipasangkan musim ini. Duet yang sempat dipisahkan itu sempat kesulitan pada awal pertandingan karena tempo lambat lawan membuat ritme permainan mereka tidak langsung jalan.

Bangkit setelah start yang tidak mulus

Leo/Daniel tertinggal pada awal gim pertama setelah beberapa kesalahan sendiri dimanfaatkan pasangan China. Namun, mereka kemudian mengubah jalannya laga dengan permainan agresif di depan net dan serangan cepat yang lebih terarah.

Setelah interval, performa pasangan Merah Putih terlihat jauh lebih stabil, baik saat menyerang maupun bertahan. Tekanan yang mereka bangun membuat He/Ren kehilangan momentum, sebelum Leo/Daniel menutup gim pertama dengan keunggulan 21-15 dan menjaga konsistensi hingga gim kedua.

Di turnamen yang sama, publik juga menyorot duel puncak sektor lain, tetapi keberhasilan Leo/Daniel menjadi salah satu kabar paling menonjol bagi bulu tangkis Indonesia. Pencapaian itu sekaligus menegaskan bahwa pasangan ini masih punya daya saing tinggi di level elite dunia saat kembali menemukan chemistry terbaiknya.

Source: www.viva.co.id
Exit mobile version