3 Kabar Piala Dunia 2026, Bonus Juara Spanyol Terpangkas Pajak hingga Ritual Cucurella

Author: Qoo Media

Kesuksesan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 menyisakan cerita yang tidak seluruhnya terasa manis bagi para pemain. Bonus besar dari gelar tersebut disebut dapat berkurang drastis setelah terkena pajak, sehingga sebagian pemain hanya menerima sekitar separuh nilai bruto.

Di luar persoalan bonus, daftar kabar terpopuler seputar turnamen juga menyoroti ketegangan UEFA dan FIFA serta ritual unik Marc Cucurella sebelum final. Berikut tiga cerita penting yang mengiringi akhir Piala Dunia 2026.

No. Kabar Utama Detail Penting
1 Bonus Spanyol Setiap pemain berpeluang menerima bonus bruto 754.701,92 euro.
2 Absennya Presiden UEFA Aleksander Ceferin tidak menghadiri final sebagai bentuk protes terhadap FIFA.
3 Ritual Marc Cucurella Bek Spanyol itu mengubur koin di lapangan menjelang final kontra Argentina.

1. Bonus Juara Spanyol Tergerus Pajak

Spanyol merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu di MetLife Stadium, New Jersey. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 menjadi penentu kemenangan La Furia Roja pada laga puncak tersebut.

Meski menjadi juara dunia, nilai bonus yang diterima pemain tidak sepenuhnya masuk ke kantong mereka. Menurut Gestha yang dikutip The Mirror, tiap pemain berpeluang memperoleh bonus kotor sebesar 754.701,92 euro.

Nilai tersebut berasal dari kesepakatan antara para pemain dan RFEF, dengan skuad menerima 45 persen dari hadiah 44 juta euro yang diberikan FIFA kepada kampiun. Total sekitar 19,8 juta euro kemudian dibagi rata untuk 26 pemain Spanyol.

Beban pajak membuat sebagian anggota skuad diperkirakan hanya membawa pulang sekitar setengah dari bonus bruto yang dijanjikan. Situasi ini menjadi kontras dengan besarnya hadiah yang mengiringi keberhasilan mereka mengangkat trofi.

Final tersebut juga memperlihatkan dominasi Spanyol atas Argentina sepanjang pertandingan. Argentina hanya melepaskan dua tembakan hingga laga selesai, sementara Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada babak tambahan.

2. Ceferin Memilih Absen dari Final

Presiden UEFA Aleksander Ceferin tidak menghadiri final Piala Dunia 2026 di New Jersey sebagai bentuk protes terhadap FIFA. Keputusan itu muncul ketika hubungan UEFA dan FIFA disebut sedang memanas akibat sejumlah isu penyelenggaraan kompetisi.

Ceferin dilaporkan kecewa terhadap sejumlah keputusan disiplin dan penerapan aturan selama turnamen. UEFA sebelumnya telah menyampaikan kritik terbuka atas keputusan Komite Disiplin FIFA yang membatalkan larangan bermain satu pertandingan untuk penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Pembatalan sanksi tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kembali kartu merah Balogun. Peristiwa itu memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan pengaruh politik dalam proses pengambilan keputusan FIFA.

Absennya Ceferin membuat konflik kelembagaan itu ikut menjadi perhatian di tengah pertandingan terbesar turnamen. Kabar ini memperlihatkan bahwa final tidak hanya menyisakan persaingan di lapangan, tetapi juga ketegangan di level pengelola sepak bola.

3. Koin yang Dikubur Marc Cucurella

Marc Cucurella membawa cerita berbeda dalam perjalanan Spanyol menuju gelar dunia. Bek kiri itu terlihat mengubur sebuah koin di lapangan sesaat sebelum final melawan Argentina dimulai di New York New Jersey Stadium.

Ritual tersebut bukan gagasan baru yang diciptakan Cucurella. Ia meneruskan tradisi legenda Spanyol Joan Capdevila, yang sebelumnya melakukan hal serupa saat final Piala Dunia 2010.

Tradisi itu kini kembali dikaitkan dengan keberhasilan La Furia Roja mengalahkan Argentina dan mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Meski hanya berupa ritual personal, aksi Cucurella menambah warna pada kisah kemenangan Spanyol di partai final.

Tiga kabar tersebut memperlihatkan sisi lain dari pesta juara Spanyol, mulai dari pembagian hadiah hingga cerita di balik lapangan. Di saat para pemain merayakan gelar, persoalan pajak, protes UEFA, dan ritual Cucurella ikut membentuk narasi akhir turnamen.

Source: www.liputan6.com
Terbaru