Julian Quinones Rebut Sepatu Emas Saudi, Ronaldo Gagal Pertahankan Tahta Gol

Julian Quinones tampil sebagai nama terbesar di perebutan Sepatu Emas Liga Arab Saudi 2025/2026. Penyerang Al Qadsiah itu memastikan gelar top skorer setelah mencetak tiga gol pada pekan terakhir dan menutup musim dengan 33 gol.

Kepastian itu sekaligus memupus peluang Cristiano Ronaldo untuk mempertahankan penghargaan tersebut. Ronaldo sebenarnya sempat menjaga asa dengan dua gol saat Al Nassr menang 4-1 atas Damac FC, tetapi torehan akhirnya berhenti di 28 gol.

Persaingan yang berubah di laga pamungkas

Sebelum pekan terakhir dimulai, Ivan Toney berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak dengan 32 gol. Di belakangnya, Quinones dan Ronaldo masih berada dalam jarak yang memungkinkan persaingan berubah pada dua laga penentu.

Situasi itu benar-benar bergeser ketika Quinones tampil tajam dalam kemenangan besar Al Qadsiah atas Al Ittihad. Kemenangan 5-1 itu tidak hanya mengangkat Al Qadsiah, tetapi juga membuat koleksi gol Quinones melesat melewati para pesaing utamanya.

Ivan Toney tidak mampu menambah gol saat timnya menghadapi Al Khaleej. Kondisi itu membuat catatan 32 gol miliknya tetap tertahan dan gagal menjaga posisi teratas hingga akhir musim.

Ronaldo tetap pegang rekor musim penuh

Meski gagal merebut Sepatu Emas, Ronaldo masih memegang rekor gol terbanyak dalam satu musim di kompetisi tertinggi Arab Saudi. Kapten tim nasional Portugal itu pernah mencetak 35 gol dari 31 laga pada musim 2023/2024.

Catatan tersebut tetap menjadi tolok ukur tinggi di liga. Namun untuk musim ini, jumlah 28 gol tidak cukup untuk mengejar Quinones yang menutup kompetisi dengan 33 gol.

Lonjakan tajam dari pemain anyar Al Qadsiah

Performa Quinones menjadi sorotan besar karena datang dari pemain yang baru bergabung dengan Al Qadsiah. Striker tim nasional Meksiko itu direkrut dari Club America pada bursa transfer musim panas 2024.

Ketajamannya langsung memberi dampak besar bagi klub barunya. Dalam musim yang ditentukan oleh produktivitas di laga-laga akhir, Quinones berhasil mengubah persaingan gelar pencetak gol terbanyak menjadi miliknya sendiri.

Gambaran akhir perebutan top skorer

Di papan akhir, Quinones finis di atas Ivan Toney dan Ronaldo. Perbedaan itu lahir dari performa pada pekan terakhir, ketika Quinones mencetak tiga gol, Ronaldo menambah dua gol, dan Toney tidak bergerak dari angka 32.

Hasil itu menegaskan betapa ketatnya perebutan gelar individu di Saudi Pro League musim ini. Al Qadsiah juga mendapat sorotan tambahan karena salah satu pemainnya mampu mengalahkan dua nama besar lain yang sepanjang musim ikut menjaga persaingan di papan atas pencetak gol.

Terkait