Tiga Klub Pemain Timnas Indonesia Lolos Eropa, Dari Liga Champions ke Drama Penalti

Author: Qoo Media

Tiga pemain Timnas Indonesia dipastikan akan mencicipi atmosfer kompetisi antarklub Eropa bersama klub masing-masing. Calvin Verdonk, Maarten Paes, dan Emil Audero sama-sama terhubung dengan tim yang berhasil mengamankan tiket ke ajang Benua Biru.

Pencapaian itu menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa pemain diaspora Indonesia semakin mendapat ruang di level tinggi sepak bola Eropa. Dari Liga Champions hingga Conference League, ketiganya memiliki jalur berbeda, tetapi sama-sama membawa kabar baik bagi sepak bola Indonesia.

Calvin Verdonk dan tiket Liga Champions bersama Lille

Calvin Verdonk menjadi nama pertama yang menembus panggung paling elite di Eropa. Bek sayap kiri Timnas Indonesia itu membantu Lille finis di posisi ketiga klasemen akhir Ligue 1 Prancis.

Posisi tersebut langsung memastikan Lille lolos ke fase grup Liga Champions musim depan. Lille menutup musim dengan 61 poin, berada di bawah Lens yang mengumpulkan 70 poin dan Paris Saint-Germain yang menjadi juara dengan 76 poin.

Maarten Paes bawa Ajax ke jalur Conference League

Maarten Paes juga mencatatkan capaian penting bersama Ajax Amsterdam. Kiper andalan Timnas Indonesia itu ikut mengantar klub Belanda tersebut lolos ke putaran kualifikasi kedua Conference League musim 2026/2027.

Ajax mengamankan tiket itu setelah menang pada laga final playoff Eredivisie melawan FC Utrecht. Paes tampil menentukan dalam duel tersebut karena sukses menepis dua tendangan penalti lawan.

Emil Audero dan peluang tampil di Liga Champions bersama Como 1907

Nama Emil Audero juga masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia yang akan bermain di kompetisi Eropa bersama klubnya. Kiper keturunan Indonesia itu akan kembali ke Como 1907 setelah masa peminjamannya di Cremonese berakhir.

Como sendiri mencetak sejarah dengan memastikan tiket Liga Champions setelah promosi ke Serie A. Klub tersebut disebut baru dua tahun berselang sejak promosi ke kasta tertinggi Liga Italia dan kini siap tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

Keberhasilan Como juga menandai keikutsertaan kedua mereka di panggung Eropa sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, Como pernah tampil di Mitropa Cup pada edisi 1980–1981, sehingga pencapaian ini memperlihatkan lompatan besar dalam perjalanan klub.

Tiga jalur, satu panggung Eropa

Ketiga pemain ini datang dari situasi yang berbeda, tetapi hasil akhirnya sama: mereka akan terhubung dengan kompetisi Eropa musim mendatang. Lille membuka jalan lewat Liga Champions, Ajax lewat Conference League, dan Como melalui tiket ke Liga Champions setelah musim yang bersejarah.

Kondisi tersebut ikut menegaskan bahwa pemain Timnas Indonesia kini makin sering hadir dalam persaingan klub-klub yang relevan di Eropa. Dari bawah mistar hingga sektor pertahanan, nama-nama seperti Verdonk, Paes, dan Audero menunjukkan bahwa kualitas pemain Indonesia terus mendapat pengakuan di level internasional.

Source: www.suara.com
Terbaru