
LOSC Lille resmi menunjuk Davide Ancelotti sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Bruno Genesio. Putra Carlo Ancelotti itu akan memimpin tim utama dengan kontrak hingga 2028 dan langsung mengemban target besar di Ligue 1 serta Liga Champions.
Penunjukan ini diumumkan klub melalui laman resmi dan media sosial pada Senin (1/6), tak lama setelah Lille dan Bruno Genesio berpisah ketika kontrak sang pelatih berakhir pada penghujung Mei. Bagi Lille, keputusan tersebut menandai babak baru dalam proyek tim yang musim depan kembali tampil di kompetisi elite Eropa.
Davide Ancelotti resmi ambil alih Lille
Lille menegaskan Davide dipilih untuk melanjutkan ambisi klub setelah musim yang kuat di level domestik. Dalam pernyataan resminya, Les Dogues menyebut pelatih asal Italia itu sebagai sosok yang akan memimpin tim utama dalam dua musim ke depan.
Klub juga menempatkan kehadiran Davide sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing Lille di berbagai ajang. Dengan status sebagai peserta Liga Champions musim depan, Lille membutuhkan pelatih yang mampu menjaga konsistensi permainan sekaligus membangun arah tim yang stabil.
Mengisi posisi yang ditinggalkan Bruno Genesio
Davide datang setelah Bruno Genesio meninggalkan standar yang cukup tinggi di Lille. Dalam dua musim terakhir, Genesio membawa Lille tampil konsisten di papan atas Ligue 1 dan menjaga posisi klub tetap kompetitif.
Pada musim 2025/26, Genesio sukses mengantarkan Lille finis di peringkat ketiga klasemen. Hasil itu memastikan tiket ke Liga Champions dan membuat beban awal Davide tidak ringan, karena ekspektasi publik langsung terbentuk sejak hari pertamanya bekerja.
Dari staf elite ke peran utama
Nama Davide Ancelotti memang lekat dengan pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa. Meski baru minim jam terbang sebagai pelatih kepala, ia sudah lebih dari satu dekade bekerja sebagai tangan kanan Carlo Ancelotti di banyak klub besar.
Ia pernah masuk dalam staf kepelatihan Bayern Munich, Napoli, Everton, dan Real Madrid. Pada 2025, Davide juga menjadi bagian dari staf pelatih timnas Brasil saat Carlo Ancelotti menangani Selecao.
Calvin Verdonk sambut era baru di Lille
Penunjukan Davide menarik perhatian publik Indonesia karena Lille juga diperkuat bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk. Kehadiran pelatih baru berpotensi membawa penyesuaian taktik, persaingan internal yang lebih ketat, serta dinamika baru di skuad Lille.
Bagi Verdonk, perubahan di kursi pelatih bisa menjadi momentum penting dalam perjalanan kariernya di Eropa. Lille sendiri akan menghadapi jadwal padat karena harus bersaing di Ligue 1 dan Liga Champions, dua panggung yang menuntut kedalaman skuad dan konsistensi performa.
Tantangan pertama Davide Ancelotti
Lille menjadi klub kedua yang dipimpin Davide sebagai pelatih utama setelah Botafogo pada 2025. Pengalaman itu memberi modal awal, tetapi tugas di Prancis jelas lebih besar karena ia kini memimpin salah satu klub papan atas dengan ambisi tinggi.
Di Lille, Davide tidak hanya dituntut menjaga hasil, tetapi juga membangun identitas timnya sendiri. Jika mampu menjaga performa domestik dan membawa Lille bersaing di Eropa, Davide akan mendapat panggung untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih muda yang berdiri dengan kemampuannya sendiri.
Source: www.medcom.id








