Ragnar Oratmangoen Akhiri Puasa Gol 20 Bulan, Momen Kebangkitan Saat Timnas Bungkam Oman 3-0

Ragnar Oratmangoen akhirnya memutus paceklik gol panjangnya bersama Timnas Indonesia saat Skuad Garuda menghadapi Oman dalam laga uji coba resmi. Gol itu terasa penting karena bukan hanya mengunci kemenangan meyakinkan, tetapi juga menutup periode tanpa gol yang berlangsung lebih dari satu tahun.

Indonesia menang telak 3-0 atas Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6). Tiga gol tuan rumah dicetak Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Gol penentu yang lahir dari situasi cepat

Oratmangoen mencetak gol pada menit ke-55 babak kedua. Aksi itu berawal dari umpan matang Ivar Jenner yang langsung mengarah ke depan gawang lawan.

Tembakan pertama Oratmangoen sempat dibendung penjaga gawang Oman. Bola liar dari tepisan itu kemudian langsung disambar lagi hingga berbuah gol.

Gol tersebut menjadi momen penting bagi penyerang Timnas Indonesia itu. Selain membantu kemenangan tim, ia juga mengakhiri masa sulit di depan gawang lawan.

Paceklik 20 bulan akhirnya berakhir

Oratmangoen tercatat melewati periode tanpa gol selama 20 bulan bersama Timnas Indonesia. Sebelum membobol gawang Oman, gol terakhirnya untuk Indonesia terjadi pada 10 Oktober 2024.

Saat itu, ia mencetak gol dalam pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berakhir 2-2. Setelah laga tersebut, Oratmangoen masih sempat tampil dalam delapan pertandingan berikutnya.

Namun, kontribusinya sempat terhambat karena cedera dan virus. Kondisi itu membuatnya harus absen sebanyak sembilan kali.

Catatan gol makin bertambah

Tambahan satu gol ke gawang Oman membuat koleksi Oratmangoen bersama Skuad Garuda bertambah. Kini, ia sudah mencatat tiga gol dari 15 penampilan untuk Timnas Indonesia.

Pencapaian itu memberi dorongan tersendiri bagi Oratmangoen di tengah persaingan lini depan tim nasional. Golnya ke gawang Oman juga memperlihatkan bahwa ia masih bisa memberi dampak langsung ketika mendapat peluang di area berbahaya.

Berita Terkait

Back to top button