All New Toyota Hilux 2026 Mendarat di Jepang, Diesel Saja yang Dibawa Toyota

Hilux generasi terbaru akhirnya resmi mendarat di Jepang setelah lebih dulu diperkenalkan di Thailand pada akhir tahun lalu. Yang menarik, pasar Jepang hanya mendapat varian diesel, sementara opsi listrik yang ikut disiapkan untuk model ini justru belum dibawa masuk.

Toyota memilih jalur yang cukup konservatif untuk pasar Jepang. Meski All New Hilux sebenarnya tersedia dalam pilihan diesel dan listrik, unit yang dijual di sana tetap mengandalkan mesin diesel 2.800 cc turbodiesel empat silinder.

Mesin Diesel, Tanpa Opsi Listrik

Mesin itu menghasilkan tenaga 204 ps dan torsi 500 Nm, angka yang masih sangat relevan untuk pikap double cabin. Tenaga tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan dan penggerak empat roda atau 4WD.

Kombinasi itu membuat Hilux tetap punya karakter tangguh, tetapi masih menjaga efisiensi. Toyota mencatat konsumsi bahan bakar hingga 11,9 km/liter, angka yang cukup menarik untuk mobil diesel berpenggerak 4WD.

Desain Baru, Platform Lama yang Masih Dipakai

Dari sisi tampilan, Hilux terbaru hadir dengan desain yang lebih modern dibanding pendahulunya. Namun, model ini masih memakai platform IMV atau Innovative International Multi-purpose Vehicle yang juga digunakan pada beberapa model tangguh Toyota lain.

Platform tersebut memang sudah lama dikenal sebagai fondasi andalan untuk kendaraan seperti Hilux dan Fortuner. Kijang Innova juga sempat menggunakan basis serupa sebelum pindah ke platform TNGA pada generasi Zenix.

Fitur Off-Road dan Keselamatan Lebih Lengkap

Toyota membekali Hilux dengan multi-terrain system atau MTS yang terintegrasi dengan kamera 360 derajat. Sistem ini menyediakan mode berkendara Dirt, Sand, Mud, Rock, dan Snow untuk membantu pengemudi menghadapi berbagai medan.

Fitur lain yang ikut hadir adalah differential lock dan rem cakram depan-belakang. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga traksi dan meningkatkan kemampuan pengereman saat mobil dipakai di kondisi berat.

Di kabin, Toyota juga mengubah desain interior agar terasa lebih modern dan sporty. Tampilan ruang kemudi disebut tidak jauh berbeda dari versi yang lebih dulu hadir di Thailand.

TSS 3.0 dan Semi-Otonom Level 2

Hilux terbaru juga membawa paket Toyota Safety Sense 3.0. Paket ini mencakup fitur semi-otonom level 2 seperti lane centering assist dan adaptive cruise control.

Menariknya, model ini disebut sebagai salah satu yang pertama mendapatkan TSS terbaru tersebut. Kehadiran paket keselamatan itu membuat Hilux bukan hanya kuat di medan berat, tetapi juga lebih siap untuk penggunaan harian modern.

Harga Masih Masuk Akal untuk Jepang

Di Jepang, All New Hilux dibanderol mulai dari Rp 558 juta sampai Rp 616 jutaan. Untuk ukuran pikap double cabin, harga itu masih tergolong terjangkau, apalagi jika melihat fitur dan kemampuan yang dibawa.

Soal Indonesia, situasinya belum sama. Hilux masih didatangkan langsung dari Thailand, sehingga banderolnya diperkirakan bisa berada di kisaran Rp 600 juta sampai Rp 700 juta, mengikuti pola harga model sekelas lain seperti Isuzu MU-X dan Mitsubishi Triton.

Arah ke Indonesia Masih Menarik untuk Dipantau

Toyota juga sudah mendaftarkan Hilux versi BEV untuk pasar Indonesia. Langkah itu menjadi perhatian karena penjualan mobil listrik Toyota di Tanah Air, seperti bZ4X dan Urban Cruiser EV, sejauh ini belum menunjukkan angka yang besar.

Di segmen pikap double cabin sendiri, belum ada pemain besar yang benar-benar menjual model ramah lingkungan secara massal. BYD sempat masuk dengan Shark hybrid, sementara Chery juga tertarik mengembangkan pikap PHEV untuk bersaing di ruang yang sama.

Dengan kondisi pasar seperti itu, opsi diesel untuk Indonesia masih belum terlihat jelas. Namun di saat harga solar terus naik dan minat terhadap mobil diesel perlahan menurun, keputusan Toyota untuk menyiapkan arah elektrifikasi bisa saja menjadi strategi jangka panjang yang lebih aman.

Source: ridertua.com

Berita Terkait

Back to top button