
Bek muda Mathew Baker mendapat kesempatan berharga saat menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia senior. Di sesi itu, ia langsung didampingi Kevin Diks, pemain yang dinilai punya pengalaman dan posisi bermain yang cocok untuk menjadi mentor.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyebut Baker, yang masih berusia 17 tahun, menjalani latihan perdananya di skuad senior menjelang FIFA Match Day melawan Oman pada Jumat (5/6/2026) dan Mozambik pada Selasa (9/6/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Herdman menilai kehadiran Diks bisa membantu Baker memahami tuntutan permainan di level internasional dengan lebih cepat.
Pendampingan langsung dari Kevin Diks
Herdman menjelaskan bahwa Kevin Diks menjadi sosok yang mendampingi Baker selama pekan latihan ini. Menurut dia, keduanya sama-sama bermain di lini belakang sehingga Baker bisa belajar langsung dari pemain yang sudah merasakan pengalaman internasional.
"Kevin Diks menjadi mentornya pekan ini, sehingga dia bisa belajar dari pemain yang memiliki pengalaman internasional," kata Herdman di Jakarta, Senin (1/6/2026). Ia menambahkan bahwa pengalaman Diks di Bundesliga bersama Borussia Moenchengladbach akan memberi nilai tambah bagi perkembangan Baker.
Pada musim perdananya di Jerman, Diks tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak lima gol. Gol-gol itu lahir ke gawang FC Koln, Heidenheim, Augsburg, Union Berlin, dan Hoffenheim, sementara Borussia Moenchengladbach menutup musim di posisi ke-12 dengan 38 poin.
Standar latihan tim senior jadi pelajaran penting
Bagi Herdman, kesempatan berlatih bersama pemain senior akan memberi bek muda itu pengalaman yang sulit dilupakan. Ia menilai intensitas latihan di tim utama bisa menjadi acuan baru bagi Baker saat kembali ke lingkungan tim muda.
"Ketika dia melihat intensitas latihan di sini, dia bisa membawa standar itu ke lingkungan tim muda dan menciptakan standar baru di sana," ujar Herdman. Ia juga menegaskan Baker belum terlihat canggung meski baru pertama kali masuk ke skuad senior.
Herdman menyebut sikap Baker sangat baik dan adaptasinya berjalan positif. Namun, pelatih asal Kanada itu mengingatkan bahwa Baker masih memiliki perjalanan panjang untuk berkembang lebih jauh di sepak bola internasional.
Strategi percepatan untuk pemain muda
Pemanggilan Baker ke tim senior disebut Herdman sebagai bagian dari acceleration strategy, atau strategi percepatan perkembangan pemain muda. Pola ini menekankan pentingnya memberi pemain muda pengalaman lebih awal di level senior agar mereka bisa tumbuh lebih cepat.
Herdman mencontohkan dua pemain Kanada yang pernah ia tangani, yakni Jonathan David dan Liam Millar. David menjalani debut bersama Timnas Kanada pada September 2018 saat masih membela KAA Gent, lalu berkembang hingga meraih gelar Liga Prancis dan Piala Super Prancis bersama Lille sebelum bergabung dengan Juventus.
Hingga kini, David telah mencatat 79 penampilan dan 39 gol untuk Kanada. Sementara itu, Liam Millar debut internasional pada Maret 2018 ketika masih bermain di tim muda Liverpool dan kini mengoleksi 39 caps serta satu gol bersama Kanada.
Baker tetap masuk skuad U-19
Di tengah kesempatan bersama tim senior, Baker juga masih terdaftar dalam skuad Timnas Indonesia U-19 yang tampil di Piala AFF U-19 2026 di Medan. Ia baru akan bergabung dengan Garuda Muda pada Rabu (10/6/2026) setelah laga melawan Mozambik.
Herdman berharap pengalaman latihan bersama pemain senior, terutama dengan bimbingan langsung dari Kevin Diks, bisa mempercepat proses perkembangan Baker. Dengan usia yang masih sangat muda, Baker kini mendapat kesempatan untuk menyerap standar baru yang diharapkan dapat membentuknya menjadi aset penting Timnas Indonesia pada masa mendatang.
Source: www.beritasatu.com








