
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) dikabarkan mengajukan permohonan kepada FIFA agar para pemain timnas Iran bisa mengenakan pita hitam di lengan saat menghadapi Mesir di Piala Dunia 2026. Permintaan itu muncul karena laga Grup G tersebut bertepatan dengan Hari Asyura, yang memiliki makna penting bagi umat Islam.
Informasi itu disebutkan dalam unggahan Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia melalui akun X IraninIndonesia. Dalam unggahan tersebut, Iran menyampaikan alasan simbolik di balik permohonan itu, yakni untuk menghormati nilai pengorbanan, keteguhan, dan perjuangan menegakkan kebenaran yang melekat pada peringatan Asyura.
Makna Hari Asyura bagi Iran
Hari Asyura diperingati sebagai hari berkabung untuk mengenang kesyahidan Imam Hussein dan para sahabatnya dalam Peristiwa Karbala pada 680 M. Bagi banyak umat Islam, momen ini memuat pesan religius yang kuat dan menjadi bagian penting dari penghormatan sejarah.
Dengan pita hitam di lengan, Iran ingin menampilkan bentuk penghormatan yang sederhana namun bermakna di panggung sepak bola dunia. Langkah itu juga menunjukkan bagaimana momen keagamaan dan olahraga bisa bertemu dalam satu pertandingan internasional.
Posisi Iran di Grup G
Di Piala Dunia 2026, Iran berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Susunan grup ini membuat tiap pertandingan punya bobot besar bagi Team Melli, terutama karena persaingan menuju fase berikutnya diperkirakan ketat.
Sebelum menghadapi Mesir, Iran lebih dulu dijadwalkan bertemu Selandia Baru pada matchday pertama. Setelah itu, Iran akan melawan Belgia tujuh hari kemudian, sehingga jadwal mereka di fase grup berlangsung padat dan menuntut konsentrasi penuh.
Misi bersejarah Team Melli
Iran datang ke turnamen ini dengan target besar, yakni lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya. Dalam enam edisi sebelumnya, Iran selalu terhenti di babak grup dan belum pernah menembus fase knockout.
Permintaan memakai pita hitam menambah dimensi lain pada perjalanan Iran di Piala Dunia 2026. Di tengah ambisi olahraga yang besar, Timnas Iran juga berupaya menjaga penghormatan terhadap momen Asyura saat tampil melawan Mesir di Seattle.
Source: bola.bisnis.com








