Jepang Tahan Belanda Di Laga Dramatis, Gol Kamada Dan Rekor Van Dijk Mengubah Arah Cerita

Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 antara Jepang dan Belanda berlangsung dramatis hingga menit akhir. Duel di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Senin (15/6) dini hari, berakhir imbang 2-2 setelah Jepang menyamakan kedudukan pada menit ke-88.

Pertandingan ini menghadirkan empat gol, dua kali keunggulan Belanda, dan respons cepat Jepang yang menjaga peluang tetap hidup. Selain hasil seri, laga tersebut juga melahirkan sejumlah catatan menarik, termasuk rekor pribadi Virgil van Dijk dan pencapaian langka Ryan Gravenberch.

Jepang selamat berkat gol telat Kamada

Jepang sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal dua kali sepanjang laga. Namun, Daichi Kamada tampil sebagai penyelamat lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-88.

Gol itu memastikan Samurai Biru membawa pulang satu poin dari laga yang berlangsung ketat. Hasil tersebut juga memperlihatkan daya tahan Jepang saat menghadapi salah satu tim tradisional kuat dari Eropa.

Empat gol lahir dalam babak kedua

Menariknya, duel ini sempat berlangsung tanpa gol pada babak pertama. Menurut data Opta, kondisi itu membuat laga Jepang kontra Belanda menjadi pertandingan Piala Dunia pertama sejak Jerman melawan Ghana pada edisi 2014 yang berakhir 2-2 setelah semua gol tercipta di babak kedua.

Empat gol dalam waktu kurang dari 40 menit membuat laga ini terasa cepat berubah. Pola seperti itu jarang muncul di fase grup dan membuat duel ini langsung menonjol di antara pertandingan lain.

Van Dijk samai catatan Frank de Boer

Gol pembuka Belanda yang dicetak Virgil van Dijk pada menit ke-50 juga punya arti khusus bagi sang kapten. Bek Liverpool itu kini mengoleksi 13 gol bersama tim nasional Belanda.

Jumlah tersebut menyamai catatan Frank de Boer, salah satu legenda De Oranje. Pencapaian itu menjadi sorotan karena Van Dijk berposisi sebagai bek tengah, bukan penyerang.

Gravenberch catat debut Piala Dunia yang istimewa

Ryan Gravenberch juga meninggalkan jejak penting dalam laga ini. Gelandang Liverpool itu mencatat dua assist dan langsung masuk buku statistik Piala Dunia.

Berdasarkan data Opta, Gravenberch menjadi pemain Belanda kedua sejak 1966 yang mampu membukukan dua assist dalam debutnya di Piala Dunia. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya dibuat Daley Blind saat Belanda menaklukkan Spanyol 5-1 pada Piala Dunia 2014.

Kedua tim pertahankan tren tak terkalahkan

Hasil imbang ini juga menjaga catatan positif kedua tim di turnamen. Belanda kini mencatat 13 pertandingan Piala Dunia beruntun tanpa kekalahan, yang menjadi rekor tak terkalahkan terpanjang mereka sejak data resmi tersedia pada 1966.

Jepang pun memperpanjang rentetan tanpa kalah menjadi tiga laga beruntun di Piala Dunia. Catatan itu menyamai rekor terbaik Samurai Biru yang sebelumnya mereka buat pada edisi 2002 saat menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan.

Dari sisi hasil maupun statistik, laga Jepang vs Belanda menunjukkan betapa tipisnya jarak antara kemenangan dan kehilangan poin di level Piala Dunia. Duel ini juga menegaskan bahwa Jepang tetap mampu bersaing hingga detik terakhir, sementara Belanda pulang dengan tambahan satu angka dan sejumlah catatan individu yang menarik.

Source: bola.bisnis.com

Terkait