Timnas Voli U-18 Putri Tertahan Jepang, Perlawanan Merah Putih Masih Menyisakan Harapan

Timnas voli putri Indonesia U-18 belum mampu menundukkan Jepang pada laga grup C AVC Girls’ U18 Volleyball Championship 2026. Bermain di Lapangan 1, Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, skuad Merah Putih kalah 0-3 dari juara bertahan yang juga tim tersukses sepanjang sejarah turnamen.

Jepang menang dengan skor 25-21, 28-26, dan 25-20. Meski hasil akhir menunjukkan selisih yang jelas, Indonesia tetap memberi perlawanan dan sempat membuat Jepang bekerja keras, terutama pada set kedua yang berlangsung ketat hingga deuce.

Perlawanan Indonesia sempat membuat Jepang tertekan

Indonesia datang ke laga ini dengan modal peringkat keempat pada Princess Cup. Dalam pertandingan melawan Jepang, tim asuhan pelatih dan stafnya memperlihatkan pertahanan yang lebih disiplin dan beberapa kali berhasil merepotkan serangan lawan.

Set kedua menjadi bagian paling menegangkan dari pertandingan. Indonesia menjaga ritme permainan hingga skor saling kejar, tetapi Jepang akhirnya menutup set tersebut dengan kemenangan tipis 28-26.

Bobby Ade soroti progres tim

Asisten pelatih timnas voli putri U-18 Indonesia, Bobby Ade, menilai timnya belum meraih kemenangan, tetapi menunjukkan perkembangan yang patut dicatat. Ia menekankan bahwa jumlah kesalahan sendiri sudah jauh berkurang dibanding sebelumnya.

“Syukur untuk hari ini, meskipun kita masih belum meraih kemenangan, tetapi tim mempunyai progres. Kesalahan sendiri atau tim eror sudah semakin minim,” ujar Bobby Ade.

Menurut Bobby, staf pelatih juga melakukan penyesuaian rotasi pemain untuk memperkuat sisi pertahanan. Vania yang sebelumnya bermain sebagai outside hitter dialihkan menjadi libero, sedangkan Nathania mendapat tugas sebagai defender.

Perubahan rotasi mulai terlihat dampaknya

Perubahan itu dinilai mulai memberi efek positif pada permainan Indonesia. Bobby menyebut Jepang tidak bisa meraih poin dengan mudah dan harus mengeluarkan tenaga lebih untuk menembus pertahanan Merah Putih.

“Terjadi perubahan rotasi. Vania yang sebelumnya adalah outside hitter sekarang difokuskan menjadi libero dan Nathania diberikan kepercayaan menjadi defender,” kata Bobby.

“Meskipun kita tadi kalah, lawan juga sulit mencari poin dari kita. Evaluasi ini akan terus berlanjut sampai selesai kejuaraan,” tambahnya.

Hasil ini membuat Indonesia masih harus menjaga peluang melangkah lebih jauh di turnamen. Fokus tim kini tertuju pada pertandingan berikutnya sambil terus membenahi detail permainan agar performa anak asuh semakin stabil sepanjang AVC Girls’ U-18 Volleyball Championship 2026.

Source: www.beritasatu.com

Terkait