Luthfi/Dian Tembus Babak Kedua, Adaptasi Angin Jadi Kunci Lolosnya

Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti memastikan langkah ke babak 16 besar Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 setelah menyingkirkan unggulan lima asal Thailand, Tachin Wiriyachairerk/Thitiwarada Buakaew. Pasangan Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 24-22 di Yatsushiro.

Hasil tersebut lahir dari pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal. Luthfi/Dian sempat menghadapi tekanan, tetapi mereka tetap menjaga ritme dan berhasil menutup laga dengan kemenangan penting.

Membaca kondisi lapangan sejak awal

Luthfi mengakui pertandingan tidak berjalan mudah karena angin di lapangan membuat kontrol bola tidak sepenuhnya stabil. Meski begitu, ia dan Dian sudah memperkirakan situasi seperti itu sehingga bisa segera menyesuaikan permainan.

Menurut Luthfi, mereka juga cukup mengenal karakter lawan. “Tachin Wiriyachairerk adalah rival saya, kami sering bertemu baik di ganda putra maupun di ganda campuran, jadi sudah tau permainannya,” ujarnya.

Menekan dengan pola yang lebih sabar

Dian menuturkan bahwa pasangan Thailand tampil cepat dan agresif dalam sambungan permainan. Karena itu, Luthfi/Dian memilih menurunkan bola lebih sering agar bisa membuka kesempatan menyerang.

“Karena bolanya kencang, jadi kami harus mencoba untuk menurunkan bola terus agar bisa cari serangan, karena kalau kami angkat bola bakal mudah out juga,” kata Dian. Ia menambahkan bahwa mereka juga harus menjaga tempo dan mencari pancingan agar tidak terus-menerus berada di bawah tekanan.

Saat tertinggal dalam pertandingan, Luthfi memilih fokus pada satu poin demi satu poin. Ia menilai duel melawan pasangan Thailand memang sudah diperkirakan bakal berlangsung ketat sejak awal karena pertemuan sebelumnya juga selalu menghadirkan skor rapat.

Siap hadapi wakil Tiongkok

Di babak berikutnya, Luthfi/Dian akan bertemu wakil Tiongkok, Zheng Wei Gang/Li Meng Han. Keduanya memilih tetap realistis dan tidak berlebihan dalam menatap laga lanjutan karena persaingan di ganda campuran dinilai cukup merata.

Luthfi menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan bermain maksimal pada laga berikutnya. Sementara itu, Dian memasang target pribadi yang lebih tinggi dengan harapan bisa menembus minimal delapan besar atau semifinal, mengingat hasil di level internasional sebelumnya belum melewati fase tersebut.

Kemenangan atas unggulan lima menjadi modal penting bagi Luthfi/Dian untuk menjaga kepercayaan diri. Tantangan berikutnya tetap menuntut kesiapan penuh, terutama saat menghadapi pasangan Tiongkok yang juga datang dengan kualitas dan tekanan permainan yang tinggi.

Source: www.medcom.id

Terkait