Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 berujung pada keputusan besar di kursi pelatih. Julian Nagelsmann dilaporkan resmi berpisah dengan Die Mannschaft setelah timnya tersingkir lebih cepat dari perkiraan.
Kabar mundurnya Nagelsmann muncul usai pertemuan penting dengan jajaran petinggi Federasi Sepakbola Jerman di markas DFB, Frankfurt, pada Kamis waktu setempat. Pertemuan itu menjadi titik akhir dari rangkaian evaluasi atas performa buruk tim asuhannya di turnamen tersebut.
Pukulan berat bagi Jerman
Langkah Jerman terhenti di babak 32 besar setelah kalah dalam adu penalti dari Paraguay. Laga berakhir 1-1 selama 120 menit sebelum wakil Amerika Selatan itu memastikan kemenangan lewat tos-tosan.
Hasil itu memperpanjang catatan suram Jerman di panggung dunia. Sejak menjadi juara di Brasil pada 2014, tim ini terus kesulitan mempertahankan status elite mereka di ajang terbesar sepak bola.
Setelah trofi itu, Jerman justru dua kali kandas di fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022. Rangkaian hasil tersebut membuat kegagalan di Piala Dunia 2026 terasa semakin berat bagi publik sepak bola Jerman.
Harapan yang tak terwujud
Nagelsmann datang dengan harapan besar saat mulai menangani tim pada 2023. Ia dianggap sebagai sosok yang mampu memulai babak baru dan mengembalikan Jerman ke jalur juara.
Namun, langkah itu belum menghasilkan trofi. Pada Euro 2024, Jerman juga terhenti di babak perempatfinal dan gagal memenuhi ekspektasi yang mengiringi kehadiran Nagelsmann.
Sebelum keputusan mundur disepakati, Nagelsmann sempat ingin tetap bertahan. Ia masih terikat kontrak hingga usai Euro 2028, tetapi tekanan besar dari situasi tim membuat federasi dan sang pelatih akhirnya menyetujui perpisahan.
Klopp mulai disebut sebagai penerus
Di tengah kekosongan posisi pelatih, nama Juergen Klopp langsung menguat sebagai kandidat utama. Mantan pelatih Borussia Dortmund dan Liverpool itu dikabarkan sudah menyatakan kesiapannya untuk menangani Timnas Jerman.
Jika benar terwujud, penunjukan Klopp akan menjadi langkah besar berikutnya bagi federasi dalam membangun ulang tim nasional. Untuk saat ini, fokus utama Jerman adalah menutup periode penuh kekecewaan setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.







