Al Nassr Punya Nakhoda Baru, Ronaldo Masuk Era Baru Di Riyadh

Al Nassr resmi menunjuk Ange Postecoglou sebagai pelatih kepala baru untuk memimpin Cristiano Ronaldo di Riyadh. Pelatih asal Australia itu datang dengan kontrak dua musim yang mengikatnya hingga akhir musim 2027/2028.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi X Al Nassr pada Sabtu (4/7/2026). Penunjukan ini sekaligus menutup era Jorge Jesus yang sebelumnya menempati kursi pelatih di klub Arab Saudi itu.

Al Nassr berharap stabilitas berlanjut

Keputusan mendatangkan Postecoglou tidak lepas dari target Al Nassr untuk menjaga konsistensi tim. Jorge Jesus dinilai berhasil mengakhiri penantian tujuh tahun klub untuk kembali meraih gelar juara Liga Arab Saudi.

Setelah capaian itu, manajemen ingin pelatih baru bisa membawa Al Nassr tampil lebih kompetitif di level Asia. Mereka juga berharap Postecoglou mampu memaksimalkan potensi Cristiano Ronaldo di fase akhir kariernya.

Pengalaman panjang di Asia dan Eropa

Pemilihan Postecoglou dianggap logis karena rekam jejaknya cukup kuat di sepak bola Asia dan Eropa. Sebelum melangkah ke Eropa, ia sukses menangani Brisbane Roar dan Melbourne Victory di Australia.

Namanya kemudian makin menonjol saat membawa Yokohama F. Marinos menjuarai J.League. Ia juga mengantar Timnas Australia juara Piala Asia 2015, yang memperkuat reputasinya di kawasan Asia.

Kariernya lalu berlanjut ke Eropa bersama Celtic. Di klub Skotlandia itu, Postecoglou meraih dua gelar liga beruntun pada musim 2021/2022 dan 2022/2023.

Ia kemudian melatih Tottenham Hotspur di Liga Inggris. Bersama klub London Utara tersebut, Postecoglou mencatat sejarah dengan mempersembahkan trofi Liga Europa musim 2024/2025 dan mengakhiri puasa gelar Eropa yang sudah lama berlangsung.

Perhatian tertuju pada Ronaldo dan gaya bermain baru

Kedatangan Postecoglou membuka babak baru bagi Al Nassr dalam membangun tim. Perhatian publik kini tertuju pada bagaimana filosofi menyerang sang pelatih bisa berpadu dengan ketajaman Cristiano Ronaldo di lini depan.

Manajemen Al Nassr menempatkan penunjukan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Fokusnya bukan hanya mempertahankan prestasi di kompetisi domestik, tetapi juga menaikkan daya saing klub saat menghadapi lawan-lawan kuat di Asia.

Source: www.suara.com
Terkait