Maroko datang ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan kabar yang tidak ideal. Ismael Saibari dipastikan absen saat menghadapi Prancis, tetapi pelatih Mohamed Ouahbi tetap menunjukkan keyakinan penuh terhadap peluang timnya.
Laga Prancis vs Maroko akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi Singa Atlas yang baru saja melewati fase gugur dengan performa meyakinkan.
Saibari belum pulih dari cedera hamstring
Ismael Saibari masih menjalani pemulihan setelah mengalami cedera hamstring ketika Maroko menang 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar. Kondisi itu membuat pemain yang baru bergabung dengan Bayern Munchen tersebut belum masuk skuad untuk laga kontra Les Bleus.
Dalam konferensi pers jelang laga pada Kamis (9/7/2026), Mohamed Ouahbi menegaskan pihaknya tidak ingin mengambil risiko. Bola.bisnis.com mencatat, pelatih Maroko itu memilih mengistirahatkan Saibari agar proses pemulihannya tidak terganggu.
“Dia [Saibari] belum siap, tetapi saya harap ini bukan akhir penampilannya di turnamen ini [Piala Dunia 2026],” ucap Ouahbi.
| Pemain | Kondisi | Dampak ke Laga |
|---|---|---|
| Ismael Saibari | Pemulihan cedera hamstring | Belum masuk skuad vs Prancis |
| Maroko | Tanpa salah satu andalan lini depan | Harus mencari opsi serangan lain |
Absennya Saibari terasa penting karena kontribusinya selama turnamen terbilang besar. Pemain berusia 25 tahun itu sudah mencetak 3 gol di fase grup dan ikut menyumbang gol penentu dalam adu penalti saat Maroko menyingkirkan Belanda di babak 32 besar.
Maroko tetap percaya diri menghadapi Prancis
Meski kehilangan salah satu penyerang andalan, Ouahbi menegaskan Maroko tidak akan mengubah pendekatan secara drastis. Ia menilai timnya tetap bisa menyulitkan lawan dengan menjaga penguasaan bola dan mencari ruang dari sisi lapangan maupun tengah.
“Tentu saja, kuncinya adalah untuk menyulitkan mereka saat kami menguasai bola. Bukan hanya mengandalkan sayap, kami harus bersabar menguasai bola dan mencari celah dari sisi atau tengah lapangan,” ujarnya.
Ouahbi juga menyebut timnya telah membuktikan kemampuan untuk merepotkan siapa pun. Namun, ia tidak membuka terlalu banyak detail soal strategi yang disiapkan untuk duel melawan Prancis.
Maroko melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Belanda dan mengalahkan Kanada pada fase gugur. Di sisi lain, Prancis mencapai delapan besar usai melewati hadangan Swedia dan Paraguay.
Laga ini juga menyimpan target besar bagi Maroko. Jika mampu mengalahkan Prancis, mereka akan menyamai pencapaian terbaiknya di Piala Dunia, yakni mencapai babak semifinal seperti pada edisi 2022.
Source: bola.bisnis.com






