Italia Absen Tiga Piala Dunia Beruntun, Jejak Gli Azzurri Tetap Terasa di 2026

Piala Dunia 2026 berlangsung tanpa Italia, tetapi jejak sepak bola Negeri Pizza itu tetap muncul di berbagai kota tuan rumah. Dari jurnalis hingga legenda lapangan, nama-nama Italia masih menjadi bagian dari atmosfer turnamen.

Absennya Gli Azzurri terasa semakin kontras karena Italia kembali gagal meraih tiket putaran final. Kegagalan menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menjadi kali ketiga secara beruntun setelah 2018 dan 2022.

Kegagalan yang Disebut Kiamat Ketiga

Timnas Italia tersingkir setelah kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina pada playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Media Italia kemudian memakai istilah “kiamat ketiga” untuk menggambarkan rentetan kegagalan tersebut.

Sempat muncul rumor bahwa Italia dapat menggantikan Iran di putaran final. Posisi Iran sempat dipertanyakan akibat konflik dengan Amerika Serikat, salah satu negara tuan rumah, tetapi kabar itu tidak terbukti.

Pakar sepak bola Italia, James Horncastle, menilai absennya Italia membuat turnamen kehilangan salah satu identitas besarnya. Kepada bola.kompas.com di Boston pada Kamis (9/7/2026), ia mengatakan, “Bukanlah Piala Dunia tanpa Italia dan begitu juga bukan sepak bola tanpa Brasil, jadi itu adalah dua hal”.

Namun, absennya tim nasional tidak membuat unsur Italia benar-benar hilang dari lokasi pertandingan. Para jurnalis dan mantan pemain tetap hadir untuk meliput, bekerja sebagai analis, hingga terlibat dalam agenda pendukung turnamen.

Jejak Italia di Berbagai Kota

TokohLokasi dan WaktuKegiatan
Andrea RamazzottiPhiladelphia, 4 Juli 2026Meliput laga Perancis vs Paraguay
Marco MaterazziCentral Park, New York, 12 Juli 2026Melatih tim Celine Dept di Creator Cup
Massimo AmbrosiniAtlanta, 15 Juli 2026Bersiap siaran untuk DAZN Italia

Di Philadelphia, jurnalis olahraga Italia Andrea Ramazzotti terlihat menjelang konferensi pers setelah pertandingan Perancis melawan Paraguay. Ramazzotti merupakan jurnalis dari media olahraga ternama Italia dan hadir untuk menjalankan tugas peliputan di tengah Piala Dunia.

Kehadirannya menunjukkan bahwa Italia tetap memiliki representasi melalui para pekerja media, seperti halnya negara-negara yang tim nasionalnya tidak tampil. Ramazzotti juga menyatakan kesiapannya membantu bila diperlukan informasi mengenai sepak bola Italia.

Nama besar lain yang muncul adalah Marco Materazzi, kampiun Piala Dunia 2006 bersama Italia. Mantan bek tersebut menjadi pelatih tim YouTuber Celine Dept dalam laga Creator Cup melawan tim IShowSpeed yang dilatih Cafu.

Pertandingan ekshibisi itu digelar di Central Park, New York, pada 12 Juli 2026. Nuansa Italia semakin kuat karena pertandingan dipimpin Pierluigi Collina, wasit legendaris Italia dan Serie A.

Ambrosini Hadir di Semifinal

Jejak Italia juga terlihat menjelang semifinal Inggris melawan Argentina di Stadion Atlanta pada 15 Juli 2026. Mantan kapten AC Milan, Massimo Ambrosini, berada di area stadion untuk menjalankan pekerjaan siarannya.

Ambrosini saat itu sedang bersiap tampil bersama jurnalis senior Italia, Pierluigi Pardo. Mantan gelandang tersebut terikat kontrak dengan DAZN Italia sehingga tidak dapat memberikan analisis kepada media lain.

Ambrosini memiliki rekam jejak panjang bersama tim nasional Italia, termasuk sebagai bagian dari skuad di Euro 2000 dan Euro 2008. Kehadirannya di Atlanta menambah daftar figur Italia yang tetap bekerja di panggung sepak bola terbesar dunia.

Bagi penggemar Serie A, Piala Dunia 2026 memang terasa kurang lengkap tanpa timnas Italia. Meski demikian, sosok seperti Materazzi, Collina, Ambrosini, serta jurnalis Italia membuat aroma Gli Azzurri tetap terasa di sepanjang turnamen.

Source: bola.kompas.com
Terkait