Del Bosque Ingatkan Spanyol, Mental Juara Argentina Bisa Mengubah Final

Author: Qoo Media

Vicente del Bosque mengingatkan Timnas Spanyol bahwa keunggulan kualitas tidak akan cukup untuk menjinakkan Argentina di final Piala Dunia 2026. Mantan pelatih La Furia Roja itu menilai pengalaman serta mentalitas juara Argentina dapat menjadi faktor yang mengubah jalannya pertandingan.

Spanyol memang mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola negaranya untuk merebut gelar dunia kedua. Namun, Del Bosque meminta para pemain tidak menganggap enteng lawan yang disebutnya sangat sulit dihadapi.

Argentina Disebut Lawan yang Mengganggu

Del Bosque menggambarkan Argentina sebagai tim yang punya pemahaman kuat tentang cara bermain dalam laga besar. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Reuters, penilaian itu disampaikan Del Bosque dalam wawancara dengan El Pais.

"Argentina adalah tim yang sangat sulit untuk dilawan, benar-benar ‘mengganggu’, jika saya boleh menggunakan istilah itu, dan mereka tahu persis apa yang harus dilakukan di lapangan," ujar Del Bosque. Pernyataan tersebut menyoroti ancaman yang tidak hanya datang dari kemampuan teknis, tetapi juga kecakapan Argentina mengelola situasi pertandingan.

Pria berusia 75 tahun itu mengakui bahwa Spanyol terlihat sedikit lebih diunggulkan dari sisi kualitas permainan. Meski demikian, ia melihat pengalaman para pemain Argentina sebagai modal besar yang tidak boleh diabaikan.

"Secara kualitas, saya melihat final ini sedikit lebih menguntungkan Spanyol. Namun, mereka harus sangat berhati-hati terhadap mentalitas dan pengalaman besar yang dimiliki para pemain Argentina," tambahnya.

Del Bosque menjadikan kemenangan comeback dramatis Argentina atas Inggris pada semifinal sebagai gambaran ketangguhan sang juara bertahan. Hasil itu memperlihatkan bahwa Argentina memiliki daya tahan mental untuk bangkit ketika berada dalam tekanan.

Peringatan itu datang dari sosok yang memahami betul tuntutan laga puncak Piala Dunia. Del Bosque membawa Spanyol meraih trofi Piala Dunia pertama sepanjang sejarah mereka pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Eks pelatih Real Madrid tersebut tetap melihat konsistensi permainan Spanyol sepanjang turnamen sebagai alasan untuk menjagokan La Furia Roja. Akan tetapi, ia menempatkan kewaspadaan terhadap Argentina sebagai syarat utama bila Spanyol ingin mengangkat trofi.

Iniesta Ingin Spanyol Raih Bintang Kedua

Dukungan kepada generasi baru Spanyol juga datang dari Andres Iniesta, pahlawan kemenangan di Piala Dunia 2010. Ia berharap Timnas Spanyol mampu melanjutkan jejak tim yang pernah dibawanya mencapai puncak dunia.

"Saya sangat ingin generasi ini menjadi juara dan membawa pulang bintang kedua di jersey kita," kata Iniesta. Bagi Spanyol, kemenangan di final akan menambah satu bintang setelah gelar pertama yang diraih pada 2010.

Iniesta juga memberi perhatian khusus kepada Lionel Messi, kapten Argentina yang pernah menjadi rekan setimnya di Barcelona. Gelandang legendaris itu menilai Messi tetap mampu menjadi pembeda meski telah berusia 39 tahun.

"Saya bisa katakan dia [Messi] masih sama seperti yang dulu: selalu membuat perbedaan, memegang peran sentral, melepaskan assist, mencetak gol, melakukan apa yang telah dia lakukan sepanjang hidupnya," puji Iniesta. Penilaian itu menegaskan peran sentral Messi dalam upaya Argentina mempertahankan gelar.

Menurut Iniesta, keberlanjutan karier Messi di level tertinggi tidak terlepas dari cara sang pemain menjaga kondisi fisik dan dedikasinya terhadap sepak bola. Ia juga menyoroti gairah serta pola pikir Messi untuk terus berkembang sebagai pemain maupun rekan setim.

Jadwal Final Piala Dunia 2026

Aspek Detail
Pertandingan Spanyol vs Argentina
Lokasi Stadion New York New Jersey (MetLife Stadium)
Waktu setempat Minggu malam, 19 Juli
Waktu Indonesia Senin, 20 Juli pukul 02.00 WIB

Partai final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina akan berlangsung di Stadion New York New Jersey atau MetLife Stadium. Duel ini dijadwalkan dimainkan pada Minggu malam waktu setempat, atau Senin dini hari pukul 02.00 WIB bagi penonton di Indonesia.

Final tersebut mempertemukan ambisi Spanyol untuk mengulang kejayaan 2010 dengan Argentina yang membawa pengalaman sebagai juara bertahan. Peringatan Del Bosque membuat duel ini bukan sekadar soal kualitas permainan, melainkan juga pertarungan ketenangan dan karakter di panggung terbesar.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru