Spanyol menutup Piala Dunia 2026 dengan trofi kedua dalam sejarah mereka setelah menang 1-0 atas Argentina pada laga final. Gol Ferran Torres di babak tambahan waktu menjadi pembeda dalam duel ketat yang juga memupus harapan Lionel Messi menambah koleksi gelar dunianya.
Argentina datang sebagai juara bertahan dari edisi 2022, tetapi tidak mampu mempertahankan mahkota. Tim asuhan Lionel Scaloni bahkan mengakhiri laga tanpa satu pun tembakan tepat sasaran selama 120 menit pertandingan.
Final ditentukan pada babak tambahan waktu
Laga final dimainkan di New York New Jersey Stadium atau Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Kedua tim bertahan tanpa gol sepanjang waktu normal sebelum Spanyol menemukan jalan keluar pada extra time.
| Final Piala Dunia 2026 | Hasil | Penentu |
|---|---|---|
| Spanyol | Menang 1-0 | Gol Ferran Torres menit ke-106 |
| Argentina | Kalah 0-1 | Bermain dengan 10 pemain saat extra time |
Spanyol menguasai permainan sejak awal dengan dominasi bola dan tekanan yang terus diarahkan ke pertahanan Argentina. Lamine Yamal, Dani Olmo, serta Mikel Oyarzabal beberapa kali menciptakan ancaman, tetapi Emiliano Martinez tampil menjaga peluang timnya.
Menurut bola.kompas.com, Argentina kesulitan mengembangkan permainan saat Spanyol mengendalikan ritme. Upaya La Albiceleste untuk meredam serangan lawan juga membuat pertandingan berlangsung keras dengan sejumlah pelanggaran.
Kartu merah Enzo mengubah situasi
Momentum penting terjadi pada injury time babak kedua ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua. Gelandang Argentina itu dihukum setelah melakukan pelanggaran terhadap bek muda Spanyol, Pau Cubarsi.
Argentina kemudian harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain pada babak tambahan waktu. Kondisi tersebut memberi Spanyol ruang lebih besar untuk terus memburu gol kemenangan.
Gol yang menentukan gelar lahir pada menit ke-106 melalui Ferran Torres. Serangan itu dimulai dari umpan silang Pedro Porro ke arah tiang jauh.
Nico Williams memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulan ke area berbahaya di depan gawang Argentina. Torres yang datang dari lini kedua lalu menyambar bola dengan tembakan keras ke bagian atas gawang Martinez.
Torres menjadi pembeda di final
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam partai puncak dan membuat Spanyol unggul 1-0. Argentina masih mencoba mencari jalan untuk menyamakan kedudukan pada menit-menit terakhir, tetapi pertahanan Spanyol tetap disiplin.
Messi memimpin upaya Argentina bersama rekan-rekannya hingga peluit panjang berbunyi. Namun, timnya tidak mampu menciptakan gol balasan untuk membawa final menuju adu penalti.
Bagi Timnas Spanyol, kemenangan ini menambah koleksi gelar Piala Dunia setelah sebelumnya menjadi juara pada 2010. Trofi di Amerika Serikat itu sekaligus menegaskan keberhasilan La Roja melewati final dengan permainan penguasaan bola dan pertahanan yang solid.
Di sisi lain, kekalahan ini mengakhiri ambisi Argentina mempertahankan gelar yang diraih pada 2022. Hasil tersebut juga menjadi pukulan bagi Lionel Messi, yang berharap menutup perjalanannya di panggung Piala Dunia dengan trofi kedua bersama negaranya.
Messi, yang berusia 39 tahun, tampil sebagai kapten Argentina dalam laga yang disebut berpotensi menjadi pertandingan terakhirnya di turnamen terbesar sepak bola dunia. Ia harus menerima akhir berbeda setelah Argentina gagal membongkar pertahanan Spanyol sepanjang final.
Piala Dunia 2026 pun berakhir dengan Spanyol sebagai juara lewat kemenangan tipis 1-0. Ferran Torres menjadi pahlawan lewat gol pada extra time, sementara Argentina pulang tanpa mampu mempertahankan gelarnya.
Source: bola.kompas.com






