Memphis Grizzlies Perpanjang Kontrak Jaren Jackson Jr. hingga 2028

Memphis Grizzlies baru saja mengumumkan perpanjangan kontrak untuk Jaren Jackson Jr yang akan membuatnya bertahan di klub hingga akhir musim NBA 2029-2030. Kesepakatan ini merupakan hasil dari renegosiasi yang sukses, di mana Jackson menyetujui kontrak baru senilai US$239,9 juta. Pengumuman resmi ini diumumkan pada 15 Juli, menandai langkah besar dalam upaya Grizzlies untuk mempertahankan salah satu bintang muda mereka.

Proses renegosiasi kontrak ini terpaksa dilakukan setelah Grizzlies memutuskan untuk melakukan buyout dengan Cole Anthony, pemain yang baru saja didatangkan. Keputusan ini diperlukan untuk membuka ruang dalam batas gaji (salary cap) yang memungkinkan Jackson untuk menandatangani kesepakatan baru. Kontrak baru ini mengambil alih tahun terakhir dari kontrak sebelumnya, di mana Jackson dijadwalkan menerima gaji sekitar US$33 juta untuk musim 2025-2026.

Perpanjangan kontrak ini akan mulai berlaku pada musim 2026-2027, di mana gaji awal Jackson akan meningkat menjadi US$46,2 juta. Momen ini menjadi penting bagi kedua pihak, terutama dalam konteks membangun tim yang kompetitif di NBA. Mengunci masa depan Jackson di Grizzlies menjadi bagian integral dari strategi manajemen tim untuk membangun dinasti baru, di mana dia diharapkan bekerja sama dengan bintang muda lainnya seperti Ja Morant.

Namun, berita ini datang di tengah proses pemulihan Jackson dari cedera turf toe yang dialaminya saat latihan offseason. Dia telah menjalani operasi pada awal bulan Juli dan siap untuk dievaluasi menjelang training camp di musim gugur mendatang. Grizzlies belum memberikan kepastian mengenai berapa lama pemain berusia 24 tahun ini akan absen, tetapi harapan tinggi tetap terjaga di antara penggemar dan manajemen tim.

Pada musim lalu, Jackson menunjukkan performa impresif dengan rata-rata 22,2 poin per gim dan 5,6 rebound per gim dalam 74 pertandingan. Prestasinya membawanya menjadi NBA All-Star untuk kedua kalinya dan dia juga dianggap sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di NBA. Julukan ini didukung oleh fakta bahwa dia telah masuk dalam All-Defensive Team tiga kali dan dinobatkan sebagai Defensive Player of the Year pada 2023.

Memphis Grizzlies menunjukkan komitmen mereka untuk menjadi salah satu tim yang kompetitif di liga dengan memperkuat pemain inti mereka seperti Jackson. Musim lalu, meskipun tim harus tersingkir di putaran pertama playoffs setelah kalah dari Oklahoma City Thunder, penampilan solid Jackson memberikan harapan untuk masa depan. Dalam 407 pertandingan sepanjang kariernya, dia mencatatkan rata-rata 18,5 poin dan 5,5 rebound per gim, statistik yang menunjukkan potensi dan kontribusinya bagi tim.

Dengan langkah ini, Memphis Grizzlies berharap untuk membangun fondasi yang kuat di sekitar Jackson dan Morant, dua pemain yang bisa menjadi kunci kesuksesan jangka panjang. Perpanjangan kontrak ini tidak hanya memberikan stabilitas pada roster tim, tetapi juga menegaskan bahwa Grizzlies siap bersaing di level tertinggi.

Para penggemar dan pengamat NBA kini menantikan untuk melihat bagaimana langkah ini berdampak pada performa tim di musim mendatang, terutama setelah melewati masa pemulihan Jackson. Kesepakatan ini menjadi sinyal positif dari manajemen Grizzlies terkait komitmen mereka untuk memenangkan gelar, sementara pemulihan Jackson juga menjadi fokus utama di offseason ini.

Terkait